Defisit Perdagangan AS Meledak ke Rekor Tertinggi Rp2.290 Triliun per Maret 2025

Selasa, 06 Mei 2025 - 21:57 WIB
loading...
Defisit Perdagangan...
Defisit perdagangan Amerika Serikat (AS) melebar hingga menyentuh rekor tertinggi pada bulan Maret 2025.
A A A
JAKARTA - Defisit perdagangan Amerika Serikat (AS) melebar hingga menyentuh rekor tertinggi pada bulan Maret 2025, akibat pebisnis meningkatkan impor barang menjelang penerapan tarif baru . Aksi importir menyeret produk domestik bruto ke area negatif pada kuartal pertama untuk pertama kalinya dalam tiga tahun.

Defisit perdagangan melonjak 14,0% ke rekor tertinggi USD140,5 miliar atau setara Rp2.290 triliun (Kurs Rp16.302 per USD) dari hasil revisi di Februari yakni USD123,2 miliar, menurut data Biro Analisis Ekonomi (BEA) Departemen Perdagangan pada hari Selasa (6/5/2025).

Baca Juga: Dampak Nyata Tarif Trump, AS Sebulan Raup Rp282,4 Triliun

Ekonom yang disurvei oleh Reuters, memperkirakan defisit perdagangan meningkat menjadi USD137,0 miliar dari USD122,7 miliar yang dilaporkan sebelumnya pada bulan Februari.

Tarif besar-besaran Presiden Donald Trump, termasuk menaikkan bea masuk untuk produk China menjadi 145% yang mengejutkan semua pihak. Kebijakan tersebut memicu pergerakan bisnis yang mempercepat impor barang dagangan untuk menghindari lonjakan biaya yang lebih tinggi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
China Komitmen Borong...
China Komitmen Borong Produk Pertanian AS Senilai Rp301 Triliun hingga 2028
Demi Gencatan Dagang...
Demi Gencatan Dagang Berlanjut, China Beri Sinyal Terima Kenaikan Tarif AS
Dunia di Ambang Kebangkrutan?...
Dunia di Ambang Kebangkrutan? Utang AS Tembus Rp666.215 Triliun
ART RI-AS Dinilai Tidak...
ART RI-AS Dinilai Tidak Mencerminkan Prinsip Timbal Balik, Indonesia Tanggung Beban Lebih Besar
Polemik Tarif Resiprokal...
Polemik Tarif Resiprokal AS, Prabowo Tegaskan Tak Bakal Korbankan Kepentingan Nasional
Sikap Dewan Pers soal...
Sikap Dewan Pers soal Perjanjian Perdagangan Resiprokal Indonesia dan Amerika Serikat
Rekomendasi
Jaksa Minta Lanjutan...
Jaksa Minta Lanjutan Sidang Dokter Tifa Digelar 2 Pekan Lagi, Hakim Menolak
KGSB dan Prodi Ilmu...
KGSB dan Prodi Ilmu Komunikasi UAI Perkuat Kapasitas Guru Lewat Public Relations Workshop
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
Berita Terkini
Cikarang Tumbuh Pesat,...
Cikarang Tumbuh Pesat, Lippoland Luncurkan OAZE Lakeside Homes Hunian Premium
Booth Kopi Koperasi...
Booth Kopi Koperasi Merah Putih Karanganyar Bidik Pasar Gen Z
Bahlil Ancam Akan Tinjau...
Bahlil Ancam Akan Tinjau RKAB Penambang yang Menolak Pakai B50
TikTok Gelontorkan Rp3,6...
TikTok Gelontorkan Rp3,6 Miliar Edukasi Gizi dan Angkat Potensi Pangan Lokal
MNC Sekuritas Sukses...
MNC Sekuritas Sukses Gelar Grand Final MotionTrade Billionaires Games 2026
Hyundai Bakal Pamerkan...
Hyundai Bakal Pamerkan Prototipe Mobil Seven Seater di GIIAS 2026
Infografis
10 Miliarder India di...
10 Miliarder India di 2025, Paling Tajir Berharta Rp1.497 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved