Didukung Rusia, Tetangga Indonesia Ini Resmi Ajukan Diri Gabung BRICS

Rabu, 07 Mei 2025 - 08:25 WIB
loading...
Didukung Rusia, Tetangga...
Thailand secara resmi mengajukan permohonan bergabung dengan aliansi BRICS menjelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) 2025. FOTO/iStock Photo
A A A
JAKARTA - Thailand secara resmi mengajukan permohonan bergabung dengan aliansi BRICS menjelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) 2025. Negara tetangga Indonesia ini mendapatkan dukungan Rusia untuk mempercepat proses penerimaannya sebagai anggota penuh.

Permohonan Thailand disampaikan dalam pertemuan bilateral antara Menteri Luar Negeri Thailand Maris Sangiampongsa dan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov di Moskow, 28 April lalu. Kedua pihak juga membahas kerja sama perdagangan bebas, kedokteran nuklir, dan pertukaran budaya.

"Thailand menegaskan komitmennya untuk menjadi anggota penuh BRICS dan meminta dukungan Rusia. Pihak Rusia menyambut positif permintaan tersebut," demikian pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri Rusia, dikutip dari Watcher Guru, Rabu (6/5).

Baca Juga: Warren Buffett: Dolar AS Sedang Menuju ke Neraka

Thailand dan Republik Kongo menjadi dua negara terbaru yang mendaftar ke BRICS, menambah daftar 47 negara yang telah menyatakan minat bergabung. Aliansi ini semakin diminati negara berkembang sebagai alternatif tatanan ekonomi global yang tidak bergantung pada dolar AS.

Sejak memperkenalkan kebijakan ekspansi pada 2023, BRICS telah menerima Mesir, Ethiopia, Iran, dan Uni Emirat Arab (UEA) sebagai anggota baru. KTT 2025 di Kazan, Rusia, diprediksi akan menjadi momen penting bagi perluasan keanggotaan lebih lanjut.

Rusia, sebagai salah satu pendiri BRICS, memiliki pengaruh kuat dalam proses seleksi anggota baru. Moskow secara terbuka mendorong perluasan aliansi untuk memperkuat posisinya melawan sanksi Barat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Rekomendasi
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Terungkap! Andri Mulyono...
Terungkap! Andri Mulyono Kongkalikong dengan PPK untuk Dapat Proyek Pengadaan Motor Listrik BGN
Preview Piala Dunia...
Preview Piala Dunia 2026 Kanada vs Bosnia dan Herzegovina: Batu Sandungan Tuan Rumah
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
Negara-negara Ini Melakukan...
Negara-negara Ini Melakukan PHK Massal PNS, Indonesia Menyusul?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved