Kisah Sukses Warren Buffett Investasi Saham Coca-Cola, dari Uang Saku ke Miliaran Dolar

Rabu, 07 Mei 2025 - 14:48 WIB
loading...
Kisah Sukses Warren...
Kisah sukses Warren Buffett investasi saham Coca-Cola. FOTO/Investopedia
A A A
JAKARTA - Warren Buffett dikenal sebagai salah satu investor terkemuka di dunia, dan salah satu kisah suksesnya yang paling terkenal adalah investasi saham Coca-Cola. Pada tahun 1988, melalui perusahaan investasinya, Berkshire Hathaway, Buffett membeli saham Coca-Cola senilai lebih dari USD 1 miliar, yang saat itu setara dengan 6,2% kepemilikan perusahaan. Investasi ini terbukti sangat menguntungkan, dengan nilai saham tumbuh hampir 16 kali lipat selama 27 tahun berikutnya, jika dihitung bersama dividen yang diterima.

Buffett memilih Coca-Cola karena perusahaan ini memiliki merek yang kuat, produk yang laris di seluruh dunia, dan model bisnis yang stabil. Dilansir dari Investopedia, investasi ini memberikan pengembalian sekitar 11% per tahun menjadikan contoh sukses dari strategi investasi yang dipegang Buffett. Hingga Maret 2021, Berkshire Hathaway masih memegang sekitar 9,2% saham Coca-Cola dengan nilai sekitar USD 22 miliar.

Kisah Buffett dengan Coca-Cola dimulai sejak masa kecil ketika ia menjual minuman Coca-Cola dan permen untuk mendapatkan uang saku. Hal ini menunjukkan bahwa minuman legendaris ini sudah menjadi bagian dari perjalanan investasinya sejak dini.

Baca Juga: Warren Buffett: Dolar AS Sedang Menuju ke Neraka

Buffett memutuskan untuk berinvestasi di Coca-Cola pada tahun 1988 melalui Berkshire Hathaway, bukan secara pribadi. Keputusan ini didasarkan pada keyakinannya terhadap kekuatan merek Coca-Cola, stabilitas bisnis, dan prospek pertumbuhan jangka panjang perusahaan minuman global tersebut. Pada saat itu, harga saham Coca-Cola sekitar USD 2,3 per lembar, dan Berkshire Hathaway menginvestasikan sekitar USD 1,8 miliar untuk memperoleh sekitar 7% saham perusahaan.

Filosofi Buffett yang mengutamakan kesabaran dan investasi jangka panjang sangat tercermin dalam keputusan ini. Ia tidak tergiur oleh hasil cepat, tetapi fokus pada pertumbuhan nilai aset seiring waktu.

Sebelum membeli saham Coca-Cola, Buffett mempersiapkan diri dengan matang berdasarkan prinsip investasinya yang sudah teruji. Beberapa hal yang menjadi fokus persiapan sebelum investasi antara lain memahami model bisnis, memilih bisnis yang dikenal dan dipahami, fokus pada investasi jangka panjang, menilai manajemen dan visi jangka panjang, serta menghitung nilai dan membeli saat harga menarik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Nasabah Wujudkan Cinta Lewat Mahar Saham
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,17% ke 5.934
Takeda Investasi Rp542...
Takeda Investasi Rp542 Miliar Bangun Ekosistem Plasma di Indonesia
rToken Bitget Catat...
rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor
IHSG Sesi I Tergelincir...
IHSG Sesi I Tergelincir ke 5.864, Nilai Transaksi Cetak Rp4,7 Triliun
MNC Sekuritas Dorong...
MNC Sekuritas Dorong Investor Mulai Investasi Reksa Dana lewat Promo Bonus Unit Penyertaan 100%
Prabowo Sindir Tamu...
Prabowo Sindir Tamu Tak Tahu Diri: Katanya Mau Dagang, Lama-lama Ngerampok
Semarak Piala Dunia...
Semarak Piala Dunia 2026 Hadir di KRL Commuter Line
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Rekomendasi
Ini Motif Pelaku Kirim...
Ini Motif Pelaku Kirim Ancaman Bom ke SDN Srengseng Sawah 15 Jaksel
Tampil Stylish Tak Harus...
Tampil Stylish Tak Harus Mahal, Ini 7 Tips Pilih Fashion Pria ala Kreator Konten Muhamad Sadam
3 Fakta Kebakaran Bar...
3 Fakta Kebakaran Bar di Bangkok Tewaskan 27 Orang, Pintu Darurat Terhalang
Berita Terkini
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
Eksodus Miliarder: Mengapa...
Eksodus Miliarder: Mengapa Mark Zuckerberg hingga Orang Kaya Inggris Kompak Kabur?
Keamanan Jadi Faktor...
Keamanan Jadi Faktor Utama Nasabah Memilih Bank Digital
Ada Nilai Ekonomi Ratusan...
Ada Nilai Ekonomi Ratusan Triliun, Industri Tembakau Dipandang Diperlakukan Paling Tidak Adil
Kepala BPS Ungkap Progres...
Kepala BPS Ungkap Progres Sensus Ekonomi 2026 DKI Jakarta: Capai 45,17%
IHSG Cetak Rebound,...
IHSG Cetak Rebound, Kembali Lagi ke Level 6.000 usai Pengumuman S&P Global Ratings
Infografis
Profil Miss Indonesia...
Profil Miss Indonesia 2025 Audrey Bianca, dari Runway ke Mahkota
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved