Tarif Trump Mulai Menggigit Konsumen AS, Mobil Ford dan Boneka Barbie Bakal Naik Harga
Rabu, 07 Mei 2025 - 16:21 WIB
loading...
A
A
A
Aksi AS langsung dibalas China dengan pajak 125% untuk produk dari Negeri Paman Sam -julukan AS-. Selain China, Mattel juga mengimpor beberapa produk – termasuk boneka Barbie dan mobil Hot Wheels – dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand.
Ketiga negara itu juga tidak lepas dari tarif tinggi Trump pada bulan April, sebelum diberi dijeda selama 90 hari. Pekan lalu, Trump mengakui potensi dampak dari kebijakan tarif. Anak-anak Amerika mungkin hanya "memiliki dua boneka, bukan 30 boneka", katanya, akan tetapi Ia menambahkan, China bakal lebih menderita daripada AS.
Tetapi perusahaan mengaku berhasil menguranginya sekitar USD1 miliar dari biaya tambahan itu dengan melakukan berbagai langkah, termasuk mengangkut kendaraan dari Meksiko ke Kanada untuk menghindari tarif AS.
Perusahaan juga menangguhkan proyeksi pendapatan tahunannya kepada investor karena ketidakpastian seputar kebijakan perdagangan Trump.
Pada bulan April, perusahaan-perusahaan besar termasuk raksasa teknologi Intel, produsen sepatu dan alat-alat olahraga yaitu Adidas dan Skechers, dan grup barang konsumen Procter & Gamble merinci dampak tarif pada bisnis mereka.
"Kebijakan perdagangan di AS dan sekitarnya, serta risiko peraturan, telah meningkatkan kemungkinan perlambatan ekonomi dengan kemungkinan resesi yang semakin besar," kata Chief Financial Officer Intel, David Zinsner kepada investor.
Ketiga negara itu juga tidak lepas dari tarif tinggi Trump pada bulan April, sebelum diberi dijeda selama 90 hari. Pekan lalu, Trump mengakui potensi dampak dari kebijakan tarif. Anak-anak Amerika mungkin hanya "memiliki dua boneka, bukan 30 boneka", katanya, akan tetapi Ia menambahkan, China bakal lebih menderita daripada AS.
Produsen Mobil
Sementara itu produsen mobil, Ford mengatakan pihaknya memperkirakan tarif bakal menambah biaya secara keseluruhan mencapai USD2,5 miliar. Terutama diakibatkan karena peningkatan biaya impor dari Meksiko dan China.Tetapi perusahaan mengaku berhasil menguranginya sekitar USD1 miliar dari biaya tambahan itu dengan melakukan berbagai langkah, termasuk mengangkut kendaraan dari Meksiko ke Kanada untuk menghindari tarif AS.
Perusahaan juga menangguhkan proyeksi pendapatan tahunannya kepada investor karena ketidakpastian seputar kebijakan perdagangan Trump.
Pada bulan April, perusahaan-perusahaan besar termasuk raksasa teknologi Intel, produsen sepatu dan alat-alat olahraga yaitu Adidas dan Skechers, dan grup barang konsumen Procter & Gamble merinci dampak tarif pada bisnis mereka.
"Kebijakan perdagangan di AS dan sekitarnya, serta risiko peraturan, telah meningkatkan kemungkinan perlambatan ekonomi dengan kemungkinan resesi yang semakin besar," kata Chief Financial Officer Intel, David Zinsner kepada investor.
Lihat Juga :