Tarif Trump Mulai Menggigit Konsumen AS, Mobil Ford dan Boneka Barbie Bakal Naik Harga
Rabu, 07 Mei 2025 - 16:21 WIB
loading...
Produsen boneke Barbie yakni Mattel mengatakan, bakal menaikkan harga beberapa mainannya di AS karena tarif Presiden Donald Trump meningkatkan biaya produksi. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Produsen boneke Barbie yakni Mattel mengatakan, bakal menaikkan harga beberapa mainannya di Amerika Serikat (AS) karena tarif Presiden Donald Trump meningkatkan biaya produksi. Perusahaan juga mengutarakan akan memangkas jumlah produk yang dibuatnya di China untuk pasar Amerika.
Pada saat yang sama, raksasa pembuat mobil Ford mengutarakan pungutan impor akan menelan biaya sekitar USD1,5 miliar pada tahun ini. Ford dan Mattel bergabung dalam daftar perusahaan raksasa yang memperingatkan tentang dampak tarif AS ke bisnis mereka dan ekonomi secara lebih luas.
"Mengingat kondisi makroekonomi yang bergejolak dan pergerakan tarif AS, sulit untuk memprediksi pengeluaran konsumen, dan penjualan Mattel AS di sisa tahun dan musim liburan," kata Mattel terkait kinerja keuangannya.
Baca Juga: Miliarder Ray Dalio Sebut Sudah Terlambat untuk Selamat dari Efek Merusak Tarif Trump
AS menyumbang sekitar setengah dari penjualan mainan yang dibuat Mattel secara global. Produsen mainan ini juga mengimpor sekitar 20% barang-barangnya dari China. Perusahaan mengaku, bakal mengurangi impor China ke AS menjadi di bawah 15% pada tahun depan.
Sejak kembali ke Gedung Putih pada bulan Januari, Trump telah mengenakan pajak impor hingga 145% pada barang-barang dari China. Pemerintahannya mengatakan, bahwa ketika tarif baru ditambahkan, pungutan pada beberapa produk asal China bisa mencapai 245%.
Pada saat yang sama, raksasa pembuat mobil Ford mengutarakan pungutan impor akan menelan biaya sekitar USD1,5 miliar pada tahun ini. Ford dan Mattel bergabung dalam daftar perusahaan raksasa yang memperingatkan tentang dampak tarif AS ke bisnis mereka dan ekonomi secara lebih luas.
"Mengingat kondisi makroekonomi yang bergejolak dan pergerakan tarif AS, sulit untuk memprediksi pengeluaran konsumen, dan penjualan Mattel AS di sisa tahun dan musim liburan," kata Mattel terkait kinerja keuangannya.
Baca Juga: Miliarder Ray Dalio Sebut Sudah Terlambat untuk Selamat dari Efek Merusak Tarif Trump
AS menyumbang sekitar setengah dari penjualan mainan yang dibuat Mattel secara global. Produsen mainan ini juga mengimpor sekitar 20% barang-barangnya dari China. Perusahaan mengaku, bakal mengurangi impor China ke AS menjadi di bawah 15% pada tahun depan.
Sejak kembali ke Gedung Putih pada bulan Januari, Trump telah mengenakan pajak impor hingga 145% pada barang-barang dari China. Pemerintahannya mengatakan, bahwa ketika tarif baru ditambahkan, pungutan pada beberapa produk asal China bisa mencapai 245%.
Lihat Juga :