Pakistan Jatuhkan Rafale India, Saham Produsen Jet Tempur J-10 China Melonjak
Kamis, 08 Mei 2025 - 15:17 WIB
loading...
A
A
A
Kontras tajam dalam sentimen investor dapat menjadi tanda kepercayaan pasar global terhadap kemampuan PAF dan kinerja jet JF-17 dan J-10C, yang dikembangkan bekerja sama dengan China. Perkembangan ini juga memicu perdebatan tentang kesiapan tempur dan keandalan armada Rafale India.
Mengutip Global Defense Analysis, baik Rafale dan J-10C adalah jet tempur generasi keempat berkemampuan tinggi yang dirancang untuk unggul dalam berbagai misi, termasuk superioritas udara, serangan darat, dan pengintaian. Jet tempur Rafale dan J-10C memiliki keunggulan tersendiri dalam hal performa.
Rafale memiliki bobot lepas landas maksimum yang lebih tinggi, sehingga memungkinkannya membawa lebih banyak bahan bakar dan senjata, sehingga menghasilkan jangkauan tempur yang lebih jauh. Rafale juga memiliki daya jelajah yang lebih tinggi, yang mengacu pada ketinggian maksimum yang dapat dicapainya, sehingga lebih mampu di lingkungan dataran tinggi. Selain itu, mesin Rafale lebih bertenaga, sehingga memberikan akselerasi dan kecepatan pendakian yang lebih baik.
Baca Juga: Perbandingan Ekonomi India dengan Pakistan: Bak Langit dan Bumi
Di sisi lain, J-10C memiliki kecepatan puncak yang lebih tinggi, yang memungkinkannya mencapai kecepatan lebih tinggi selama manuver tempur. Pesawat ini memiliki penampang radar yang jauh lebih rendah daripada varian sebelumnya yang meningkatkan kemampuan silumannya. Pesawat ini juga dikenal dengan rangkaian peperangan elektronik terintegrasinya, yang menyediakan kemampuan pengacauan dan penanggulangan tingkat lanjut, sehingga membuatnya lebih efektif dalam skenario peperangan elektronik.
Mengutip Global Defense Analysis, baik Rafale dan J-10C adalah jet tempur generasi keempat berkemampuan tinggi yang dirancang untuk unggul dalam berbagai misi, termasuk superioritas udara, serangan darat, dan pengintaian. Jet tempur Rafale dan J-10C memiliki keunggulan tersendiri dalam hal performa.
Rafale memiliki bobot lepas landas maksimum yang lebih tinggi, sehingga memungkinkannya membawa lebih banyak bahan bakar dan senjata, sehingga menghasilkan jangkauan tempur yang lebih jauh. Rafale juga memiliki daya jelajah yang lebih tinggi, yang mengacu pada ketinggian maksimum yang dapat dicapainya, sehingga lebih mampu di lingkungan dataran tinggi. Selain itu, mesin Rafale lebih bertenaga, sehingga memberikan akselerasi dan kecepatan pendakian yang lebih baik.
Baca Juga: Perbandingan Ekonomi India dengan Pakistan: Bak Langit dan Bumi
Di sisi lain, J-10C memiliki kecepatan puncak yang lebih tinggi, yang memungkinkannya mencapai kecepatan lebih tinggi selama manuver tempur. Pesawat ini memiliki penampang radar yang jauh lebih rendah daripada varian sebelumnya yang meningkatkan kemampuan silumannya. Pesawat ini juga dikenal dengan rangkaian peperangan elektronik terintegrasinya, yang menyediakan kemampuan pengacauan dan penanggulangan tingkat lanjut, sehingga membuatnya lebih efektif dalam skenario peperangan elektronik.
Lihat Juga :