Perang India-Pakistan Memanas, S&P Global Peringatkan Soal Risiko Utang
Jum'at, 09 Mei 2025 - 07:30 WIB
loading...
A
A
A
Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, menegaskan negaranya berhak memberikan balasan yang setimpal atas tindakan yang dianggap sebagai perang yang dipaksakan oleh India. Namun, Menteri Pertahanan Pakistan, Khawaja Asif, menyatakan Islamabad siap untuk meredakan ketegangan jika India juga bersedia untuk mengakhiri situasi yang memanas.
S&P juga mengharapkan India untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi yang kuat, yang diharapkan dapat mendukung perbaikan fiskal secara bertahap. Sementara, pemerintah Pakistan diharapkan tetap fokus pada pemulihan ekonomi dan stabilitas fiskalnya. Kedua negara, menurut S&P, tidak memiliki insentif untuk membiarkan ketegangan saat ini berlarut-larut.
Pada pekan lalu, S&P memangkas proyeksi pertumbuhan India menjadi 6,3% dari 6,5% sebelumnya dengan alasan ketidakpastian kebijakan perdagangan AS. S&P memperingatkan konflik militer berkepanjangan dapat menggagalkan perbaikan metrik eksternal dan fiskal Pakistan serta menyulitkan India dalam menarik investor asing.
Baca Juga: Perbandingan Ekonomi India dengan Pakistan: Bak Langit dan Bumi
S&P menekankan situasi saat ini menimbulkan risiko salah perhitungan dan bentrokan yang tidak disengaja yang dapat meningkat di luar niat kedua belah pihak. Jika tidak ada de-eskalasi yang signifikan dalam beberapa minggu ke depan tekanan pada dukungan kredit pemerintah akan semakin memburuk.
S&P juga mengharapkan India untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi yang kuat, yang diharapkan dapat mendukung perbaikan fiskal secara bertahap. Sementara, pemerintah Pakistan diharapkan tetap fokus pada pemulihan ekonomi dan stabilitas fiskalnya. Kedua negara, menurut S&P, tidak memiliki insentif untuk membiarkan ketegangan saat ini berlarut-larut.
Pada pekan lalu, S&P memangkas proyeksi pertumbuhan India menjadi 6,3% dari 6,5% sebelumnya dengan alasan ketidakpastian kebijakan perdagangan AS. S&P memperingatkan konflik militer berkepanjangan dapat menggagalkan perbaikan metrik eksternal dan fiskal Pakistan serta menyulitkan India dalam menarik investor asing.
Baca Juga: Perbandingan Ekonomi India dengan Pakistan: Bak Langit dan Bumi
S&P menekankan situasi saat ini menimbulkan risiko salah perhitungan dan bentrokan yang tidak disengaja yang dapat meningkat di luar niat kedua belah pihak. Jika tidak ada de-eskalasi yang signifikan dalam beberapa minggu ke depan tekanan pada dukungan kredit pemerintah akan semakin memburuk.
Lihat Juga :