Jurus Pakuwon Group Genjot Penjualan Properti

Jum'at, 09 Mei 2025 - 07:42 WIB
loading...
Jurus Pakuwon Group...
Pameran perumahan Golden Age-Pakuwon Group Property Expo 2025 di Pakuwon Mall Surabaya, mulai Kamis (8/5/2025). FOTO/Lukman Hakim
A A A
SURABAYA - Pengembang Pakuwon Group terus berupaya untuk bisa menggenjot kinerja penjualan pada 2025. Salah satunya melalui pameran perumahan Golden Age-Pakuwon Group Property Expo 2025 di Pakuwon Mall Surabaya, mulai Kamis (8/5/2025).

Direktur Pakuwon Group Sutandi Purnomosidi mengatakan, perusahaan properti tahun ini menghadapi tantangan yang cukup berat. Salah satunya, pelemahan daya beli masyarakat yang berdampak terhadap rendahnya pembelian properti. “Kondisi ini membuat kami terus berinovasi salah satunya melalui pameran," kata Sutandi di sela pembukaan pameran yang berlangsung di atrium Pakuwon Mall Surabaya, Kamis (8/5/2025).

Baca Juga: Genjot Penjualan Akhir Tahun Lewat Pakuwon Year End Salebration, Pakuwon Group Incar Transaksi Rp270 Miliar

Sutandi menjelaskan, pelemahan daya beli membuat pengembang menahan kenaikan harga. Apalagi, perusahaan properti yang tak pernah berhenti membangun produk akhirnya juga harus memberikan gimmick agar produk terjual. Sehingga, semua keuntungan itu bisa menjadi momen calon pembeli untuk menjalankan aksi. “Selama pameran, banyak kemudahan dan promo. Termasuk dukungan dari mitra perbankan untuk kredit pemilikan rumah (KPR),” ujarnya.

Lebih jauh Sutandi mengungkapkan, pihaknya tak pernah henti atau menunda proyek yang sudah dikerjakan. Apalagi mendapatkan animo positif dari konsumen. Seperti proyek apartemen Clayson Tower dan Lancaster Tower di atas Pakuwon Mall Surabaya. Perusahaan sudah memulai pembangunan dua tower tersebut pada tahun 2024 lalu. “Saat ini penjualan sudah mencapai 50 persen untuk Clayson dan 40 persen untuk Lancaster,” katanya.

Sementara itu, Direktur Pakuwon Group, Fenny Loisa menambahkan, kinerja perseroan di kuartal I 2025 masih bisa menyerap sebesar 20 persen dari target tahun ini. Di sektor pengembangan, penjualan rumah tapak mendominasi dengan kontribusi 67 persen. "Tahun ini sepertinya banyak pembelian landed house. Berbeda dengan tahun lalu penjualan banyak high rise," jelasnya.

Pada kuartal II tahun ini, emiten berkode PWON ith masih mengandalkan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP). Dari catatan penjualan selama kuartal I, 59 persen penjualan datang dari hunian ready stock yang otomatis memanfaatkan program tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pupuk Kaltim Perkuat...
Pupuk Kaltim Perkuat Green and Smart Port, Dukung Daya Saing Industri dan Logistik
Tunggu Penerbitan PP,...
Tunggu Penerbitan PP, Pemerintah Godok Aturan Enam KEK Baru
Elnusa Petrofin Salurkan...
Elnusa Petrofin Salurkan Perdana Biosolar B50 untuk Sektor Industri
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
Tok, Pemerintah Resmi...
Tok, Pemerintah Resmi Turunkan Harga Gas Industri Jadi USD13/MMBTU
Harga Gas Penting, tapi...
Harga Gas Penting, tapi Bukan Penyebab Tunggal Industri Lesu dan PHK
UB Gandeng CNGR-Kementerian...
UB Gandeng CNGR-Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri dan Siapkan SDM Unggul
MNC Licensing Ajak Keluarga...
MNC Licensing Ajak Keluarga Merayakan Liburan Sekolah Bersama Shaun the Sheep Holiday in My Hometown di Pakuwon Mall Solo
International Industrial...
International Industrial Week Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Dorong Daya Saing Industri Melalui Inovasi dan Kemitraan Strategis
Rekomendasi
MPLS Ramah dan Gernas...
MPLS Ramah dan Gernas Rana: Memulai Pendidikan dengan Rasa Aman, Bukan Rasa Takut
Ada Konser Akbar Monas...
Ada Konser Akbar Monas 2026, Jalan Medan Merdeka Timur Macet
BNPB Sebut Karhutla...
BNPB Sebut Karhutla Dominasi Bencana di Tanah Air pada Akhir Pekan Ini
Berita Terkini
Dulu Dijajah Belanda,...
Dulu Dijajah Belanda, Kini Digerus Impor? Mantan Menkeu Ungkap Jurus Jitu Cetak Ekonomi Tumbuh 8%
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Asabri Dorong Transformasi...
Asabri Dorong Transformasi Layanan Berbasis ESG, Kepuasan Peserta Capai 96,03%
Distribusi BBM di Kota...
Distribusi BBM di Kota Medan Makin Lancar, Antrean di SPBU Mulai Normal
Jebakan Ilusi PDB, Mantan...
Jebakan Ilusi PDB, Mantan Menkeu Fuad Bawazier Ungkap Fakta di Balik Utang RI Rp8.000 Triliun
AKPY-BPDP Latih Pekebun...
AKPY-BPDP Latih Pekebun Sawit di Paser Tingkatkan Nilai Jual TBS
Infografis
Donald Trump Kembali...
Donald Trump Kembali Memperpanjang Batas Waktu Penjualan TikTok
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved