Campakkan BRICS, Arab Saudi Incar Kesepakatan dengan AS Rp1.651 Triliun

Jum'at, 09 Mei 2025 - 11:08 WIB
loading...
Campakkan BRICS, Arab...
Putra Mahkota Mohammed bin Salman. FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - Arab Saudi memilih mencampakkan BRICS dan memprioritaskan hubungan strategis dengan Amerika Serikat (AS). Langkah ini dilakukan seiring upaya Riyadh mengamankan berbagai kesepakatan ekonomi dan pertahanan bernilai jumbo.

Mengutip laporan Reuters, Arab Saudi sedang menjajaki kesepakatan pertambangan dan mineral dengan AS menjelang kunjungan Presiden AS Donald Trump ke Riyadh. Selain itu, Negeri Paman Sam dikabarkan berencana menawarkan paket kerja sama pertahanan senilai USD100 miliar atau sekitar Rp1.651 triliun.

Sejumlah perusahaan pertahanan besar asal AS, seperti Lockheed Martin, RTX Corp, Boeing, Northrop Grumman, dan General Atomics disebut akan dilibatkan dalam penyediaan persenjataan untuk Arab Saudi.

Baca Juga: AS Jual Rudal AMRAAM ke Arab Saudi Senilai Rp57,6 Triliun

Keengganan Arab Saudi gabung dengan BRICS dinilai sebagai strategi untuk menjaga fleksibilitas diplomatik. Riyadh tampak ingin mempertahankan hubungan baik dengan dua kekuatan global sekaligus AS dan negara-negara BRICS sembari memaksimalkan manfaat ekonomi dari keduanya.

"Saudi masih melihat banyak sekali manfaat dari keterlibatan dengan BRICS dan negara-negara anggotanya. Mereka akan terus melakukan double dipping atau multi dipping dengan kemitraan global selama mereka bisa," ujar peneliti senior Arab Gulf States Institute di Washington, Robert Mogielnicki, dikutip dari Watcher Guru, Jumat (9/5).

Baca Juga: Trump Maki-maki Gubernur The Fed, Sebut Jerome Powell Tolol

Perhitungan Riyadh saat ini merupakan keuntungan jangka pendek yang bisa diperoleh dari AS lebih besar dibandingkan manfaat menjadi anggota BRICS. Langkah ini sejalan dengan upaya Arab Saudi mempertahankan target ambisius dalam Visi 2030 program pembangunan jangka panjang yang digagas Putra Mahkota Mohammed bin Salman termasuk transformasi ekonomi nonmigas dan modernisasi pertahanan.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Rekomendasi
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
Berita Terkini
Dibayangi Outflow Rp4,5...
Dibayangi Outflow Rp4,5 Triliun, IHSG Pekan Ini Diprediksi Bergerak Fluktuatif
Spesial, Investor Patriot...
Spesial, Investor Patriot Bond Dilindungi dari Tuntutan Pidana hingga Pajak
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved