Mata Uang Asia Ramai-ramai Balik Melawan Dolar AS

Jum'at, 09 Mei 2025 - 18:40 WIB
loading...
A A A
"Sejak krisis Asia, tabungan Asia tidak hanya terjadi besar-besaran, tetapi mereka memiliki kecenderungan untuk dipindahkan ke Treasury AS. Dan sekarang, tiba-tiba, perdagangan itu tidak lagi terlihat seperti slam dunk satu arah yang telah terjadi begitu lama," kata Gave Gavekal's.

Para pelaku pasar di Taiwan mengaku kesulitan mengeksekusi perdagangan, lantaran adanya gelombang penjualan dolar secara sepihak, dan berspekulasi bahwa aksi tersebut setidaknya diam-diam didukung oleh bank sentral. Disebutkan juga volume besar terjadi di pasar Asia lainnya.

Pada intinya, para analis menerangkan, lonjakan ini dipicu oleh tarif agresif Presiden AS Donald Trump. Efeknya mengguncang kepercayaan investor pada dolar dan menjungkirbalikkan aliran perdagangan dolar ke aset AS.

Pertama, penerimaan para eksportir terutama di China diperkirakan bakal menyusut. Kedua, ketakutan akan penurunan AS membayangi pengembalian aset AS.

"Kebijakan Trump telah melemahkan kepercayaan pasar pada kinerja aset dolar AS," kata Gary Ng, ekonom senior di Natixis.

Ada spekulasi munculnya "perjanjian Mar-a-Lago" yang diambil dari nama resor mewah Trump - sebagai gerakan untuk melemahkan dolar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Jeblok Lagi,...
Rupiah Jeblok Lagi, Dolar AS Makin Dekati Level Rp18.000
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
Rupiah Tergerus Sentimen...
Rupiah Tergerus Sentimen Eksternal, Hari Ini Berakhir Tembus Rp17.843 per USD
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Rupiah Menguat Tipis...
Rupiah Menguat Tipis dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
The Changcuters Bakal...
The Changcuters Bakal Naikkan Tarif Manggung Imbas Ekonomi Lesu?
Maia Estianty Soroti...
Maia Estianty Soroti Dolar Tembus Rp18.000, Curhat soal Pajak
Rekomendasi
AS Sesumbar Siap Fasilitasi...
AS Sesumbar Siap Fasilitasi Iran jika Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026
Harapan Pramono Anung...
Harapan Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Warga Hidupnya Nyaman, Gampang, Bahagia, dan Mudah
Perkuat Eksistensi di...
Perkuat Eksistensi di Jakarta Fair 2026 Lewat Konsep Sports Market Terbaru
Berita Terkini
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
MEKAR Kembangkan Ekosistem...
MEKAR Kembangkan Ekosistem Pembiayaan Produktif
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Guna Usaha Indonesia Catat Kinerja Unggul Selama 10 Tahun Berturut-turut
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Finance Catat Kinerja Terbaik Selama Lima Tahun Berturut-turut
Infografis
Melawan Donald Trump,...
Melawan Donald Trump, 7 Kampus Elite AS Kehilangan Dana Miliaran Dolar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved