Rusia dan China Kebut Mega Proyek Pipa Gas Baru Berjuluk Power of Siberia 2

Jum'at, 09 Mei 2025 - 21:03 WIB
loading...
Rusia dan China Kebut...
Presiden Rusia, Vladimir Putin dan Pemimpin China, Xi Jinping sepakat untuk mempercepat mega proyek pipa gas Power of Siberia 2. Foto/Dok Sputnik
A A A
JAKARTA - Presiden Rusia , Vladimir Putin dan Pemimpin China, Xi Jinping sepakat untuk mempercepat mega proyek pipa gas Power of Siberia 2 . Kepastian ini disampaikan oleh Wakil Perdana Menteri, Aleksandr Novak.

Pengumuman ini menyusul pembicaraan tingkat tinggi di Moskow selama kunjungan resmi Xi Jinping ke Rusia untuk menghadiri perayaan Hari Kemenangan 9 Mei yang menandai peringatan 80 tahun kemenangan Uni Soviet atas Nazi Jerman.

Rencana pembangunan proyek pipa raksasa diperkirakan bakal bisa mengirimkan hingga 50 miliar meter kubik (bcm) gas alam setiap tahunnya dari Rusia bagian utara menuju China melalui Mongolia. Proyek ini sempat mengalami beberapa penundaan karena pertimbangan tentang harga dan rute.

Baca Juga: Rusia Klaim Punya Cadangan Energi Terbesar di Dunia, Bisa Berproduksi 500 Tahun

"Ada diskusi, proyek ini disepakati memang penting. Sejumlah pekerjaan sudah dilakukan, termasuk studi kelayakan... Para pemimpin memberikan instruksi untuk mempercepat proses," kata Novak, yang sebelumnya menjabat sebagai menteri energi Rusia.

Moskow mengejar proyek tersebut karena berusaha untuk mendiversifikasi pasar ekspor energinya di tengah sanksi Barat dan berkurangnya permintaan Eropa. Bagi Beijing, pipa tersebut menjanjikan pasokan energi yang stabil untuk mendukung kebutuhan konsumsinya.

Rusia saat ini mengirimkan gas ke ekonomi terbesar Asia melalui pipa Power of Siberia, yang merupakan bagian dari perjanjian 30 tahun senilai USD400 miliar antara Gazprom dan CNPC yang dicapai pada tahun 2014.

Pengiriman mulai berjalan pada tahun 2019, dan saluran itu mencapai kapasitas operasional penuhnya pada bulan Desember, menjadikan Rusia pemasok gas alam terbesar ke China.

Seperti diketahui kerja sama ekonomi antara kedua negara terus meningkat ,meskipun ada sanksi Barat yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Moskow. Keuntungan bilateral antara Rusia dan China mencapai rekor tertinggi mencapai USD245 miliar pada tahun 2024.

Perusahaan raksasa energi Rusia, Gazprom memproyeksikan bahwa ekspor gas akan tumbuh lebih lanjut berkat melonjaknya permintaan. Pada bulan Desember, Novak mengumumkan bahwa Rusia mulai mengembangkan pipa gas baru ke China melalui Kazakhstan.

Baca Juga: Daftar Harga Gas di Negara-negara Eropa, Dari yang Termahal hingga Paling Murah

Setelah semua pipa beroperasi penuh, dia mencatat, volume pasokan gas Rusia ke pembangkit tenaga listrik Asia bisa mencapai hampir 100 bcm per tahun.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Penerbitan Panda Bond...
Penerbitan Panda Bond Mundur ke Akhir Juli, Purbaya Incar Likuiditas Jumbo
Keluarga Pejabat di...
Keluarga Pejabat di China Dilarang Total Berbisnis, Mundur atau Tutup Usaha! Berani Tiru?
China Desak BRICS Berani...
China Desak BRICS Berani Melawan Barat: Akses Mineral Strategis Bakal Dikunci
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Rekomendasi
Nasaruddin Umar Usul...
Nasaruddin Umar Usul 18.000 Guru Agama Honorer Diprioritaskan Diangkat ASN
Jokowi Lakukan Safari...
Jokowi Lakukan Safari Politik, Puan: Alangkah Baiknya Jaga Situasi Tetap Kondusif
Telepon dari Customer...
Telepon dari Customer Bikin Syok! Siapa Sosok yang Sebenarnya Dibonceng Ojol Ini?
Berita Terkini
Cetak Pemimpin Masa...
Cetak Pemimpin Masa Depan, Pegadaian Kirim Talenta Terbaik Kuliah S2 ke Luar Negeri
Rupiah Hari Ini Terkapar...
Rupiah Hari Ini Terkapar ke Rp17.907 per Dolar AS, Analis Ungkap Sebabnya
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa FEB UNIS Tangerang dengan Edukasi Investasi Syariah dan Pelindungan Konsumen
Fenomena Baru Investasi:...
Fenomena Baru Investasi: Tokenisasi Aset Buka Akses ke Saham AS, Minat Investor RI Melonjak
Pascaramai Diprotes,...
Pascaramai Diprotes, Menkeu Purbaya Klaim 95,45% Pencairan JHT Bebas Pajak
Tingkatkan Efisiensi...
Tingkatkan Efisiensi Layanan, ASABRI Digitalisasi 2.000 Klaim Peserta
Infografis
5 Badan Intelijen Terbaik...
5 Badan Intelijen Terbaik pada 2025, Nomor 2 Paling Kejam dan Kontroversial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved