Beda Jauh, Ini Perbandingan Anggaran Perang Pakistan dengan India

Sabtu, 10 Mei 2025 - 11:30 WIB
loading...
Beda Jauh, Ini Perbandingan...
Perbandingan anggaran perang antara Pakistan dengan India. FOTO/iStock Photo
A A A
JAKARTA - Perang antara India dan Pakistan tidak hanya menimbulkan korban jiwa dan dampak geopolitik, tetapi juga membebani kedua negara dengan beban ekonomi yang signifikan. Perbandingan anggaran pertahanan dan kapasitas keuangan masing-masing negara menunjukkan kesenjangan yang sangat mencolok.

Data historis mengungkapkan besarnya beban keuangan dari potensi konflik militer antara kedua negara. Menurut laporan India Today tahun 1990, sebuah perang selama 1.000 jam diperkirakan menelan biaya sekitar ₹27.000 crore bagi India. Jika disesuaikan dengan inflasi dan kondisi ekonomi saat ini, biaya tersebut diperkirakan dapat mencapai lebih dari USD30 miliar, setara dengan Rp480 triliun.

Sementara itu, laporan Scroll.in mencatat bahwa selama ketegangan militer pada 2002–2003, India menghabiskan sekitar ₹14,6 miliar per hari atau sekitar USD176 juta, setara dengan Rp2,8 triliun. Di sisi lain, Pakistan mengeluarkan sekitar ₹3,7 miliar per hari, yang setara dengan sekitar USD45 juta atau Rp720 miliar.

India tampak memiliki keunggulan signifikan dalam hal kapasitas ekonomi untuk menopang konflik berkepanjangan. Berdasarkan laporan The Economic Times, anggaran pertahanan India untuk tahun fiskal 2024–2025 mencapai ₹6,21 lakh crore, atau sekitar USD75 miliar, setara dengan Rp1.200 triliun.

Baca Juga: Perang India-Pakistan Memanas, S&P Global Peringatkan Soal Risiko Utang

Selain itu, data dari Reuters menyebutkan cadangan devisa India per 18 April 2025 mencapai USD686,15 miliar atau sekitar Rp10.978 triliun. Cadangan ini memberikan perlindungan kuat terhadap guncangan eksternal dan ruang fiskal yang luas untuk membiayai pengeluaran militer.

Sebaliknya, anggaran pertahanan Pakistan jauh lebih kecil. Masih dari The Economic Times, alokasi pertahanan Pakistan untuk tahun fiskal 2024–2025 adalah ₹2.122 miliar, atau sekitar USD7,64 miliar, setara dengan sekitar Rp122 triliun—jauh di bawah anggaran India.

Menurut Daily Times, total cadangan devisa Pakistan per 14 Maret 2025 berada di angka USD16,02 miliar atau sekitar Rp256 triliun dengan USD11,15 miliar di antaranya dikuasai oleh Bank Sentral Pakistan.

Baca Juga: BREAKING NEWS! Pakistan Balas Serangan India, Luncurkan Operasi Bunyan Marsoos

Kesenjangan ini menunjukkan tantangan yang dihadapi Pakistan dalam mempertahankan kekuatan militer yang sebanding dengan India, serta pentingnya diplomasi untuk menghindari konflik yang dapat merugikan kedua belah pihak.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Impor Energi dari 41...
Impor Energi dari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia: Kami Cari yang Paling Murah!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Tiga Kapal Tanker Tujuan...
Tiga Kapal Tanker Tujuan China dan India Diam-diam Tinggalkan Selat Hormuz, Begini Caranya
India Kembali Naikkan...
India Kembali Naikkan Harga BBM, Sudah 4 Kali dalam Dua Pekan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Rekomendasi
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Berita Terkini
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved