Lagi Perang, Pakistan Mengamankan Pinjaman IMF Rp16,3 Triliun

Minggu, 11 Mei 2025 - 07:33 WIB
loading...
Lagi Perang, Pakistan...
Dana Moneter Internasional (IMF) menyetujui program pinjaman Pakistan setelah tinjauan pertama di bawah Extended Fund Facility (EFF), melepaskan pendanaan sekitar USD1 miliar. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Dana Moneter Internasional (IMF) menyetujui program pinjaman Pakistan setelah tinjauan pertama di bawah Extended Fund Facility (EFF), melepaskan pendanaan sekitar USD1 miliar atau setara Rp16,3 triliun (kurs Rp16.311 per USD).

Pencairan terbaru ini membawa total pendanaan dalam fasilitas EFF senilai USD7 miliar selama 37 bulan menjadi USD2,1 miliar. "Hal ini memberikan dorongan signifikan bagi pembiayaan eksternal Pakistan saat negara itu melanjutkan upayanya untuk menstabilkan ekonomi," menurut pernyataan IMF .

Baca Juga: Perbandingan Ekonomi India dengan Pakistan: Bak Langit dan Bumi

Dewan eksekutif IMF juga menyetujui permintaan Pakistan untuk fasilitas baru senilai USD1,4 miliar di bawah Resilience and Sustainability Facility (RSF) untuk meningkatkan ketahanan iklim dan bencana negara tersebut.

Fasilitas ini akan membantu Pakistan mengatasi kerentanan terkait iklim dengan meningkatkan efisiensi investasi publik, memperbaiki manajemen sumber daya air, dan memperkuat koordinasi untuk respons bencana.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
IMF, Bank Dunia, dan...
IMF, Bank Dunia, dan IEA Ketar-ketir Kelangkaan BBM di Depan Mata
IMF Peringatkan AI Bisa...
IMF Peringatkan AI Bisa Bobol Sistem Perbankan Dunia dalam Hitungan Detik!
Cerita Purbaya Tolak...
Cerita Purbaya Tolak Dana Segar dari IMF dan World Bank: Kita Punya Tabungan Sendiri
Dunia di Ambang Kebangkrutan?...
Dunia di Ambang Kebangkrutan? Utang AS Tembus Rp666.215 Triliun
Tekanan Fiskal Meningkat,...
Tekanan Fiskal Meningkat, IMF Wanti-wanti Ledakan Utang Publik Global
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Jadi Satu-satunya Negara...
Jadi Satu-satunya Negara Islam Berbom Nuklir, Mengapa Pakistan Tolak Akui Israel?
Rekomendasi
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Hapus Sanksi Administratif PKB dan BBNKB
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
Berita Terkini
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved