3 Negara Non-BRICS Siap Luncurkan Mata Uang Baru, Lawan Dominasi Dolar AS

Senin, 12 Mei 2025 - 07:40 WIB
loading...
3 Negara Non-BRICS Siap...
Tiga negara non-BRICS di kawasan Afrika Barat, yakni Burkina Faso, Mali, dan Niger, menyatakan rencana untuk meluncurkan mata uang baru. FOTO/Katoikos.world
A A A
JAKARTA - Tiga negara non-BRICS di kawasan Afrika Barat, yakni Burkina Faso, Mali, dan Niger, menyatakan rencana untuk meluncurkan mata uang baru sebagai bagian dari upaya melepaskan diri dari pengaruh ekonomi bekas penjajah dan dominasi mata uang asing, seperti dolar Amerika Serikat dan franc CFA.

Rencana tersebut pertama kali diumumkan pada 2023, dengan menyebutkan inspirasi dari inisiatif serupa yang diusung kelompok BRICS (Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan). Ketiga negara yang saat ini diperintah oleh rezim militer itu berharap mata uang baru dapat menjadi simbol kedaulatan dan pembebasan dari warisan kolonialisme Prancis.

"Mata uang ini adalah langkah pertama untuk membebaskan diri dari warisan penjajahan," kata Jenderal Abdourahmane Tiani, kepala pemerintahan militer di Niger, dikutip dari Watcher Guru, Senin (11/5).

Baca Juga: Campakkan BRICS, Arab Saudi Incar Kesepakatan dengan AS Rp1.651 Triliun

Selain membahas soal mata uang, Burkina Faso, Mali, dan Niger juga membentuk aliansi pertahanan bernama Aliansi Negara-Negara Sahel (Alliance of Sahel States/AES). Namun hingga kini belum ada informasi lanjutan terkait rencana konkret peluncuran mata uang tersebut, termasuk mekanisme pembentukan dan implementasinya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Ambruk Dekati...
Rupiah Ambruk Dekati Rp18.000, Dolar AS Masih Terlalu Perkasa
Rekor Terburuk Sejak...
Rekor Terburuk Sejak 1986! Yen Jepang Hancur Lebur ke Titik Terendah
Rupiah Hari Ini Terkapar...
Rupiah Hari Ini Terkapar ke Rp17.907 per Dolar AS, Analis Ungkap Sebabnya
China Desak BRICS Berani...
China Desak BRICS Berani Melawan Barat: Akses Mineral Strategis Bakal Dikunci
Rupiah Jeblok Lagi,...
Rupiah Jeblok Lagi, Dolar AS Makin Dekati Level Rp18.000
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
Kontroversi Warnai Laga...
Kontroversi Warnai Laga Perdana Babak 32 Besar, Pakar Wasit Sebut Kanada Seharusnya Dapat Penalti
The Changcuters Bakal...
The Changcuters Bakal Naikkan Tarif Manggung Imbas Ekonomi Lesu?
Maia Estianty Soroti...
Maia Estianty Soroti Dolar Tembus Rp18.000, Curhat soal Pajak
Rekomendasi
5 Akhlak Dasar Muslim...
5 Akhlak Dasar Muslim yang Kini Mulai Langka, Nomor 5 Jadi Kunci Menjaga Ukhuwah
Indonesia Perkuat Diplomasi...
Indonesia Perkuat Diplomasi Gambut Tropis melalui ITPC di Forum GPI Peru
Rapat Paripurna RAPBN...
Rapat Paripurna RAPBN 2027 hingga Calon Anggota BS OJK Dihadiri 298 Anggota DPR
Berita Terkini
Kuota Terbatas! Strategi...
Kuota Terbatas! Strategi Manfaatkan BRI KPR Bunga Spesial 1,75% untuk Rumah Pertama Anda
Traveloka Gandeng Marriott...
Traveloka Gandeng Marriott International Perluas Akses Hotel di Asia Tenggara
Purbaya Beberkan Penyebab...
Purbaya Beberkan Penyebab Neraca Perdagangan Mei 2026 Defisit
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat ke 5.709 Pagi Ini, Mayoritas Sektor Bergerak Positif
Aset Kripto Rp18 Triliun...
Aset Kripto Rp18 Triliun Lenyap Diretas, AI Bisa Jadi Andalan Keamanan Baru
Infografis
Morgan Stanley Ungkap...
Morgan Stanley Ungkap 3 Alasan Dominasi Dolar AS Tak Akan Pudar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved