Tolak Buang Dolar AS, Apakah India Bakal Meninggalkan BRICS?
Jum'at, 16 Mei 2025 - 07:50 WIB
loading...
Negara-negara BRICS terpecah soal rencana menggantikan dolar AS (USD), dimana India menyatakan tidak tertarik membuang dolar. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Negara-negara BRICS terpecah soal rencana menggantikan dolar AS (USD) , dimana India menyatakan tidak tertarik. Blok ekonomi negara berkembang ini belum membentuk posisi yang solid tentang proposal untuk mengakhiri ketergantungan pada mata uang dolar.
India sama sekali tidak tertarik untuk melemahkan dolar AS, dan anggota lain dari kelompok BRICS yang terdiri dari ekonomi berkembang juga tidak memiliki posisi seragam mengenai sistem pembayaran alternatif yang diusulkan. Hal ini disampaikan oleh menteri luar negeri India beberapa waktu lalu terkait dedolarisasi .
Subrahmanyam Jaishankar menggambarkan dolar sebagai 'sumber stabilitas ekonomi internasional'. Sementara itu Presiden AS, Donald Trump telah melontarkan ancaman terhadap upaya-upaya BRICS (akronim dari negara-negara pendiri Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan) yang ingin membangun sistem pembayaran yang dapat mengurangi dominasi dolar.
Baca Juga: Dua Pentolan BRICS Sepakat Dukung Perdagangan Bebas di Tengah Tarif Trump
Sedangkan Jaishankar mengatakan, bahwa India "tidak pernah memiliki masalah" dengan peran dolar dan tidak memiliki rencana untuk menggantinya sebagai mata uang dominan dunia. Dia juga memuji hubungan Delhi dengan AS, sambil menyatakan optimisme tentang hubungan yang semakin baik dengan Beijing.
India sama sekali tidak tertarik untuk melemahkan dolar AS, dan anggota lain dari kelompok BRICS yang terdiri dari ekonomi berkembang juga tidak memiliki posisi seragam mengenai sistem pembayaran alternatif yang diusulkan. Hal ini disampaikan oleh menteri luar negeri India beberapa waktu lalu terkait dedolarisasi .
Subrahmanyam Jaishankar menggambarkan dolar sebagai 'sumber stabilitas ekonomi internasional'. Sementara itu Presiden AS, Donald Trump telah melontarkan ancaman terhadap upaya-upaya BRICS (akronim dari negara-negara pendiri Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan) yang ingin membangun sistem pembayaran yang dapat mengurangi dominasi dolar.
Baca Juga: Dua Pentolan BRICS Sepakat Dukung Perdagangan Bebas di Tengah Tarif Trump
Sedangkan Jaishankar mengatakan, bahwa India "tidak pernah memiliki masalah" dengan peran dolar dan tidak memiliki rencana untuk menggantinya sebagai mata uang dominan dunia. Dia juga memuji hubungan Delhi dengan AS, sambil menyatakan optimisme tentang hubungan yang semakin baik dengan Beijing.
Lihat Juga :