Diresmikan Prabowo, Lapangan Minyak Forel dan Terubuk Telan Investasi Rp9,8 Triliun

Jum'at, 16 Mei 2025 - 16:15 WIB
loading...
Diresmikan Prabowo,...
Lapangan Minyak Forel dan Terubuk merupakan wilayah kerja yang terjauh di Indonesia. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meresmikan produksi perdana proyek lapangan minyak Forel dan Terubuk di Wilayah Kerja (WK) South Natuna Sea Block B, Kepulauan Riau. Keduanya merupakan proyek yang diharapkan mampu mendukung produksi minyak nasional.

"Kedua proyek ini menjadi tonggak penting, tonggak bersejarah, dan upaya kita bersama untuk mencapai swasembada energi nasional," kata Prabowo melalui konferensi video dari Istana Merdeka Jakarta pada Jumat (16/5).

Baca Juga: Lapangan Minyak Forel-Terubuk Mulai Produksi, Prabowo: Momen Bersejarah Swasembada Energi

Sementara, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia yang berada langsung di lokasi menyampaikan bahwa Lapangan Minyak Forel dan Terubuk merupakan wilayah kerja untuk minyak yang terjauh di Indonesia. Keduanya menelan total investasi sebesar USD600 juta atau setara Rp9,8 triliun dan menyerap sebanyak kurang lebih 2.300 tenaga kerja pada masa konstruksi.

"Kami berada pada posisi 60 mil dari daratan laut, dan kedalaman sekitar 90 meter, dan ini adalah wilayah kerja untuk minyak yang paling terjauh di Indonesia sekarang ini," ujar Bahlil.

Bahlil pun melaporkan seluruh komponen dalam proyek tersebut dikelola oleh masyarakat Indonesia. Mulai dari pekerja yang merupakan anak bangsa, hingga kapal FPSO yang memiliki kandungan TKDN 100%. "Jadi semuanya adalah anak-anak dari Republik," imbuh Bahlil.

Ketua Umum Partai Golkar itu melanjutkan, proyek Forel dan Terubuk merupakan bagian dari pengembangan wilayah South Natuna Sea Block B yang dikerjakan oleh Medco EP. Adapun, lapangan Forel ditargetkan memproduksi minyak 10.000 barel per hari, sementara lapangan Terubuk ditargetkan memproduksi 6.500 barel per hari pada Oktober 2025 mendatang.

Baca Juga: Jokowi Merespons Meme Mahasiswi ITB tentangnya: Sudah Kebangetan

Bahlil melaporkan, secara umum pada tahun 2024 lifting minyak dalam negeri mencapai 580.000 barel. Untuk mencapai target yang dicanangkan presiden yakni sebesar 900.000 hingga 1 juta barel, Bahlil meminta dukungan untuk bisa mewujudkan target tersebut di akhir tahun 2025 ini.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Emas Now Tawarkan Investasi...
Emas Now Tawarkan Investasi Logam Mulia Lebih Inklusif
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
Prabowo Singgung Pihak...
Prabowo Singgung Pihak Bikin Gaduh usai Pemilu: Kapan Kita Mau Menuju Kesejahteraan untuk Rakyat?
Prabowo: 4 Kali Saya...
Prabowo: 4 Kali Saya Kalah, tapi Tidak Mengganggu Pemimpin yang Dapat Mandat
Mensesneg Sebut Prabowo...
Mensesneg Sebut Prabowo Monitor Kasus 3 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal
Rekomendasi
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Indonesia Butuh Koalisi...
Indonesia Butuh Koalisi Advokasi untuk Percepat Adopsi Inovasi Kesehatan
Momen Celine Evangelista...
Momen Celine Evangelista Bimbing Anaknya Belajar Wudhu dan Salat Tuai Pujian Warganet
Berita Terkini
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Pemerintah Akan Turunkan...
Pemerintah Akan Turunkan Harga Gas Industri Senin Besok, Said Iqbal: Mitigasi PHK Massal
IHSG Pekan Depan Diprediksi...
IHSG Pekan Depan Diprediksi Rawan Koreksi, Bakal Menguji Level 5.723-5.784
Ancaman PHK Masih Mengintai,...
Ancaman PHK Masih Mengintai, Said Iqbal: Dipicu Kenaikan Harga BBM dan Relokasi Pabrik
Prabowo Targetkan Pangkas...
Prabowo Targetkan Pangkas 1.000 BUMN Jadi Tinggal Tersisa 250
Pahami Prosedur Pemisahan...
Pahami Prosedur Pemisahan dah Pecah Sertifikat Tanah, Berikut Syaratnya
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved