Trump Tutup Pintu Negosiasi Tarif dengan 150 Negara, Bagaimana Nasib Indonesia?

Sabtu, 17 Mei 2025 - 08:21 WIB
loading...
Trump Tutup Pintu Negosiasi...
Presiden AS Donald Trump bakal menutup kemungkinan setiap negara untuk mencari kesepakatan perdagangan dengan AS. Foto/Dok RT, AFP
A A A
JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan, bakal memperbarui tarif bagi 150 negara dalam beberapa pekan mendatang. Sekaligus menandakan ditutupnya kemungkinan setiap negara untuk mencari kesepakatan perdagangan dengan AS.

Seperti diketahui sejak 2 April lalu yang disebut oleh presiden AS sebagai 'Hari Pembebasan', Washington memberlakukan tarif dasar 10% pada semua barang impor dan biaya tambahan pada negara-negara seperti China, Meksiko, dan Kanada dengan alasan ketidakseimbangan perdagangan.

Saat itu Presiden AS membuka kemungkinan bahwa Gedung Putih masih terbuka untuk melakukan perundingan kesepakatan dengan semua mitra dagangnya dalam beberapa minggu, mendatang. Namun saat ini, Gedung Putih diyakini bakal menetapkan syarat secara sepihak mengenai seputar tarif.

Baca Juga: AS-China Sepakat Turunkan Tarif Impor, Ini 5 Poin Pentingnya

Berbicara saat pertemuan bisnis di Arab Saudi, Trump menyatakan bahwa AS akan memberlakukan tarif baru "dalam dua hingga tiga minggu ke depan."

Washington telah didekati oleh sejumlah besar pemerintah yang meminta negosiasi tarif , tidak terkecuali dengan Indonesia. Namun Trump menekankan, "tidak mungkin untuk bertemu dengan semua orang, ketika pada saat yang sama ada 150 negara yang ingin membuat kesepakatan,".

Menteri Keuangan Scott Bessent dan Menteri Perdagangan Howard Lutnick akan bertanggung jawab untuk mengirimkan surat yang merinci tarif baru kepada masing-masing negara. Trump menekankan, tarif baru ini “akan sangat adil, tetapi kami akan memberi tahu berapa banyak yang akan mereka bayar untuk berbisnis di Amerika Serikat.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Harga Emas Bangkit usai...
Harga Emas Bangkit usai Trump Sebut Selat Hormuz Dibuka Pekan Ini
AS-Iran Sepakat Damai,...
AS-Iran Sepakat Damai, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Rekomendasi
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Prabowo Ungkap Kunci...
Prabowo Ungkap Kunci Negara Sukses: Berani Akui Kekurangan hingga Cari Solusi
Soroti Kematian Dokter...
Soroti Kematian Dokter Icha, DPR Minta Kemenkes dan Polisi Usut Tuntas
Berita Terkini
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Infografis
7 Negara Penghafal Alquran...
7 Negara Penghafal Alquran Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved