Perang Berkecamuk, Ini Dukungan Besar China untuk Ekonomi Pakistan

Minggu, 18 Mei 2025 - 16:00 WIB
loading...
Perang Berkecamuk, Ini...
Islamabad dihiasi dengan bendera-bendera untuk menyambut kedatangan pejabat China pada Juli 2024. FOTO/AP
A A A
JAKARTA - China terus memberikan dukungan ekonomi kepada Pakistan pada 2025. Perkembangan terbaru adalah permintaan dari Pakistan untuk tambahan 10 miliar yuan atau setara dengan USD1,4 miliar pada jalur swap mata uang kedua negara. Dukungan ini mencerminkan komitmen China dalam memperkuat hubungan ekonomi dengan Pakistan di tengah tantangan yang dihadapi oleh negara tersebut.

Dukungan ini merupakan bagian dari kemitraan strategis yang lebih luas antara kedua negara, yang menekankan investasi dalam proyek-proyek infrastruktur dan energi. Dikutip dari China Briefing, salah satu inisiatif utama dalam kerangka kerja sama ini adalah Koridor Ekonomi China-Pakistan (CPEC), yang bertujuan untuk meningkatkan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.

Dukungan tak tergoyahkan dari China untuk Pakistan terlihat jelas di tengah perang dengan India. Para pejabat China telah menegaskan kembali komitmen mereka untuk mempertahankan kedaulatan Pakistan dan menyerukan untuk menahan diri serta menciptakan perdamaian di wilayah tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa China berperan sebagai sekutu strategis yang dapat diandalkan oleh Pakistan.

1. Koridor Ekonomi China-Pakistan (CPEC)


Meskipun ada beberapa tantangan dan kinerja yang kurang baik dalam proyek-proyek utama, CPEC tetap menjadi landasan kerja sama ekonomi antara kedua negara. Proyek ini mencakup pembangunan infrastruktur transportasi, energi, dan fasilitas lainnya yang diharapkan dapat meningkatkan perdagangan dan investasi antara China dan Pakistan.

Baca Juga: Pakistan Simpan Harta Karun Senilai Rp1.300 Triliun, Tak Habis dalam 37 Tahun
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Kerugian Ekonomi Akibat...
Kerugian Ekonomi Akibat Obesitas Anak Capai Rp5.280 Triliun, Novo Nordisk Perluas Program Pencegahan
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
Produksi CPO RI Capai...
Produksi CPO RI Capai 53 Juta Ton, Hilirisasi Sawit Perlu Dipercepat
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Anak 6 Tahun Meninggal...
Anak 6 Tahun Meninggal dalam Uji Coba Rekayasa Gen di China: Bayar Rp14 Miliar, Diinfus Triliunan Virus
Sikat Ganda Korea, Fajar/Fikri...
Sikat Ganda Korea, Fajar/Fikri Juara China Open 2026
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
Rekomendasi
Pembebasan Denda PBB-P2...
Pembebasan Denda PBB-P2 Berlaku hingga 31 Desember 2026, Simak Ketentuannya
Menakar Masa Depan di...
Menakar Masa Depan di Balik Dana Abadi Daerah
Lesti Kejora dan Rizky...
Lesti Kejora dan Rizky Billar Ungkap Tantangan Besarkan Tiga Anak, Akui Sulit Bagi Waktu
Berita Terkini
Ekonom: Gubernur BI...
Ekonom: Gubernur BI Mundur Picu Volatilitas Pasar Jangka Pendek
Efek Gubernur BI Mundur,...
Efek Gubernur BI Mundur, Rupiah Melemah ke Rp17.972 per Dolar AS
Tips MotionTrade: Waktu...
Tips MotionTrade: Waktu yang Tepat untuk Menjual Reksa Dana
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Melemah usai Gubernur BI Mundur
Terungkap! Ini Alasan...
Terungkap! Ini Alasan Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI
Feel Good Network Bangun...
Feel Good Network Bangun Ekosistem Kreatif Asia Tenggara melalui Innercircle dan BRICKS
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved