Trump Siapkan Sanksi Mematikan ke Rusia, Ancaman Kiamat Ekonomi bagi Putin

Senin, 19 Mei 2025 - 07:39 WIB
loading...
Trump Siapkan Sanksi...
AS disebut sedang mempersiapkan serangkaian sanksi yang disebut dapat mengakibatkan keruntuhan total ekonomi Rusia. FOTO/Unian
A A A
JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sedang mempersiapkan serangkaian sanksi yang disebut dapat mengakibatkan keruntuhan total ekonomi Rusia. Menurut sumber di Kremlin, langkah ini diambil menyusul penarikan diri Presiden Rusia Vladimir Putin dari perundingan damai dengan Ukraina.

Perundingan langsung pertama dalam tiga tahun antara Ukraina dan Rusia sempat menghasilkan kesepakatan pertukaran 1.000 tahanan perang pada Jumat. Namun, pembicaraan di Istanbul itu gagal setelah Moskow memaksa Kyiv menarik pasukannya dari empat wilayah yang dikuasai Rusia, yakni Luhansk, Donetsk, Zaporizhzhia dan Kherson sebagai syarat gencatan senjata.

Baca Juga: AS Kalah, China dan Rusia Siap Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir di Bulan

Tragisnya, beberapa jam setelah perundingan, serangan drone Rusia ke minibus sipil di timur laut Ukraina menewaskan sembilan orang. General SVR, saluran Telegram mengklaim memiliki sumber di Kremlin, yang melaporkan bahwa Trump "kehilangan kesabaran" dengan Putin.

Dilansir dari The Daily Express, Trump sebelumnya menyatakan tidak akan ada kemajuan sebelum bertemu Putin. Namun, ia kini telah memerintahkan kepemimpinan Rusia untuk segera menentukan tujuan perang dan melaporkan kepadanya.

Sanksi yang sedang dipertimbangkan Trump akan menyasar ekspor bahan bakar fosil Rusia, sumber pendanaan utama perang di Ukraina. Sebuah postingan di General SVR menyebut, paket sanksi baru AS akan melumpuhkan perdagangan energi dan sektor perbankan Rusia.

"Dengan harga minyak Rusia di bawah USD30 per barel jika sanksi diterapkan, ketegangan sosial di Rusia bisa mencapai titik kritis dalam sembilan bulan," tulis saluran itu, merujuk analisis dari Dewan Keamanan AS.

Baca Juga: Rusia Bakal Luncurkan Rudal Antarbenua RS-24 Yars untuk Intimidasi Ukraina dan NATO

Sementara, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky kembali mendesak gencatan senjata. Sedangkan, Menteri Pertahanan Inggris John Healey menyerukan tekanan lebih besar pada Putin lewat sanksi tambahan.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Rekomendasi
Ramalan Nyeleneh Dukun...
Ramalan Nyeleneh Dukun Ghana Viral: Argentina Tersingkir, Portugal Juara Piala Dunia 2026
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Sidang PK Nikita Mirzani,...
Sidang PK Nikita Mirzani, Kuasa Hukum Menangis Minta Kliennya Dihadirkan
Berita Terkini
Pupuk Kaltim Perkuat...
Pupuk Kaltim Perkuat Komitmen Bangun Ekonomi Inklusif
Gaikindo Minta Stimulus...
Gaikindo Minta Stimulus Semua Jenis Kendaraan, Tak Hanya Mobil Listrik
Transformasi Digital...
Transformasi Digital Kepabeanan, 1.600 Pengguna Jasa Ikuti Sosialisasi Dokap Online Bea Cukai Priok
IHSG Dibuka Melemah...
IHSG Dibuka Melemah Tipis ke Level 5.640 Pagi Ini
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
Emisi Global Meningkat,...
Emisi Global Meningkat, Pembiayaan Iklim Justru Seret
Infografis
Respons Rusia soal Trump...
Respons Rusia soal Trump Telepon Putin untuk Akhiri Perang Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved