Mendorong Transparansi Industri Pertambangan Nikel demi Pembangunan Keberlanjutan

Kamis, 22 Mei 2025 - 10:41 WIB
loading...
Mendorong Transparansi...
Perusahaan tambang di Indonesia terus didorong memperkuat transparansi, sebagai kunci pembangunan keberlanjutan industri tambang Tanah Air. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Perusahaan tambang di Indonesia terus didorong memperkuat transparansi, sebagai kunci pembangunan keberlanjutan industri tambang Tanah Air. Peneliti dari Telapak Indonesia, Djufryhard menekankan, khususnya pada program hilirisasi yang sedang terus digaungkan.

"Kita berharap perusahaan tambang akan membuka diri untuk kita lakukan analisis, kita melihat bagaimana kepatuhan bekerja sesuai dengan aturan atau regulasi yang dibuat pemerintah dan beberapa prinsip internasional," kata Djufryhard saat jumpa pers di Jakarta.

Djufryhard mencontohkan, terdapat satu perusahaan tambang yang dinilai memiliki keterbukaan informasi yang sudah baik. Berdasarkan penelusuran lanjut Djufry, perusahankerap memberikan laporan dari aktivitas tambang yang dilakukannya di Maluku Utara melalui situs resminya.

Baca Juga: Praktik Bisnis Berkelanjutan Merambah ke Perusahaan Tambang Nikel

"Dari aspek keterbukaan sebenarnya, dokumen ini kan sebenarnya bisa diakses publik di website mereka, itu kami sudah menjadi indikator bahwa perusahaan ini mengarah ke keterbukaan," jelas dia.

Bahkan terang dia dokumen pendukung lain seperti rencana keberlanjutan sampai perubahan iklim, ternyata juga dipublikasi secara terbuka. Hal itu menunjukkan indikator perusahaan tersebut mendukung adanya keterbukaan.

"Pada website mereka juga menyediakan kolom keluhan dan tindakan penanganan yang juga menjadi indikator baik. Mereka ternyata berada pada posisi atau mendapat predikat taat dari aspek rencana kelola lingkunga n dan rencana pemantauan lingkungan dari Dinas Lingkuan Hidup di Maluku Utara dan ini menjadi ukuran bahwa perusahaan ini tidak dalam persoalan pemantauan lingkungan, dan dia memiliki indikator yang baik," ungkap Djufryhard.

Meski bisa dikatakan cukup baik, namun Ia menekankan pentingnya ground check untuk memastikan laporan yang ditampilkan di situs resminya bersifat valid."Maka menjadi penting, perusahaan menyampaikan bahwa mereka melakukan rehabilitasi dan tidak menjadi lengkap kalau tidak dilakukan ground check atau melihat kondisi lapangan secara langsung untuk membuktikan bahwa apa yang ditulis itu sesuai dengan fakta sebenarnya," dorong Djufryhard.

Djufryhard berharap, apa yang disampaikan bisa sesuai dengan yang dilaporkan dalam situs. Maka pihak ketiga bisa menyampaikan pada orang lain bahwa dugaan negatif itu tidak benar. "Jadi ada bukti jelas bahwa yang mereka lakukan itu positif dan itu yang menjadi penting, itu aspek ketika kita melihat laporan," beber dia.

Ia mengingatkan, Indonesia adalah salah satu negara produsen nikel terbesar di dunia. Maka pemantauan dari pihak ketiga terhadap kerja-kerja perusahaan nikel menjadi penting.

Baca Juga: Laba Bersih NICL Melambung Tinggi di Tengah Amblesnya Harga Nikel

"Apakah mereka juga menyiapkan laporan keberlanjutan? apakah mereka juga mau membuka diri untuk melihat fakta di lapangan? Salah satu indikator adalah bagaimana perusahaan atau pihak industri pertambangan memastikan bahwa mereka mematuhi aspek hak asasi manusia dalam lingkup internal dengan pekerjanya, pada masyarakat sekitar lingkar pertama, sebab itu penting untuk bagaimana mengukur bisnis berjalan seiring," harapnya.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketika Sampah Menjadi...
Ketika Sampah Menjadi Sumber Daya, Strategi Sirkular Lippo Karawaci
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
Tsingshan Dorong Kolaborasi...
Tsingshan Dorong Kolaborasi Hilirisasi Nikel Ramah Lingkungan di Indonesia
Prabowo Resmi Rilis...
Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu, Ini Ketentuannya
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Ekologi adalah Kesehatan:...
Ekologi adalah Kesehatan: Ketika Dua Visi Besar Emil Salim dan Farid Moeloek Menjadi Keharusan Zaman
Mantan Ketua Ombudsman...
Mantan Ketua Ombudsman Terima Rumah hingga Uang Miliaran di Kasus Korupsi Tambang Nikel
Berantas Mafia Tambang,...
Berantas Mafia Tambang, DPRPT Dorong Izin Tambang Rakyat Diserahkan ke Provinsi
Rekomendasi
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Berita Terkini
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Infografis
Konten Kreator Muslim...
Konten Kreator Muslim asal Israel Beli Paspor Rp2 Miliar demi Masuk Malaysia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved