Meningkatkan Peran Dunia Usaha untuk Mendukung Keberlanjutan Keanekaragaman Hayati 2030
Kamis, 22 Mei 2025 - 22:27 WIB
loading...
A
A
A
Perencana Direktur Lingkungan Hidup Bappenas, Anggi Pertiwi Putri menegaskan, bahwa sektor bisnis perlu dilibatkan dalam agenda pencapaian target Indonesia Biodiversity Strategy & Action Plan (IBSAP). “Sektor usaha dapat berperan sebagai implementor dan juga membuka peluang pendanaan. Dalam dokumen IBSAP juga telah dicantumkan tujuan dan arahan untuk sektor usaha dapat mengambil peran dalam upaya pelestarian keanekaragaman hayati,” ungkap Anggi dalam sesi paparan.
Hadir juga dalam acara ini, Eva Zabey, CEO Business for Nature, yang menyampaikan apresiasinya kepada kekayaan keanekaragaman hayati Indonesia yang sangat beragam, “Saya sangat senang berada di Indonesia untuk merayakan Hari Keanekaragaman Hayati Internasional. Keanekaragaman hayati Indonesia yang luar biasa, dari orangutan yang ikonik, kehidupan laut yang beragam, hingga hutan hujan dan terumbu karang, sangat berkaitan erat dengan identitas, ekonomi, dan masa depan bangsa ini,” jelas Eva.
Eva juga menggarisbawahi adanya kaitan sektor usaha dengan alam, “Di tengah krisis lingkungan yang belum pernah terjadi sebelumnya, dunia usaha perlu menyadari ketergantungannya terhadap alam serta dampak yang ditimbulkan. Komitmen yang terus tumbuh dari komunitas bisnis dan pemerintah Indonesia memberi harapan bahwa aksi nyata untuk alam akan menjadi bagian penting dari pembangunan berkelanjutan.”
Sementara Direktur Eksekutif IBCSD, Indah Budiani menegaskan, bahwa acara ini merupakan komitmen nyata untuk memperkuat peran sektor swasta. “Stakeholders Meeting ini adalah langkah awal untuk membangun platform kolaborasi yang konkret antar pelaku bisnis, investor, dan pemerintah dalam mendukung pelaksanaan IBSAP dan kerangka kerja Global Biodiversity Framework. Kami percaya, integrasi aksi bisnis untuk alam harus menjadi bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang, dan untuk itulah IBCSD menginisiasi pembentukan Indonesia’s Business & Biodiversity Platform (IBBP),” jelas Indah.
Baca Juga: Urgensi Literasi Ekonomi Ramah Lingkungan
Hadir juga dalam acara ini, Eva Zabey, CEO Business for Nature, yang menyampaikan apresiasinya kepada kekayaan keanekaragaman hayati Indonesia yang sangat beragam, “Saya sangat senang berada di Indonesia untuk merayakan Hari Keanekaragaman Hayati Internasional. Keanekaragaman hayati Indonesia yang luar biasa, dari orangutan yang ikonik, kehidupan laut yang beragam, hingga hutan hujan dan terumbu karang, sangat berkaitan erat dengan identitas, ekonomi, dan masa depan bangsa ini,” jelas Eva.
Eva juga menggarisbawahi adanya kaitan sektor usaha dengan alam, “Di tengah krisis lingkungan yang belum pernah terjadi sebelumnya, dunia usaha perlu menyadari ketergantungannya terhadap alam serta dampak yang ditimbulkan. Komitmen yang terus tumbuh dari komunitas bisnis dan pemerintah Indonesia memberi harapan bahwa aksi nyata untuk alam akan menjadi bagian penting dari pembangunan berkelanjutan.”
Sementara Direktur Eksekutif IBCSD, Indah Budiani menegaskan, bahwa acara ini merupakan komitmen nyata untuk memperkuat peran sektor swasta. “Stakeholders Meeting ini adalah langkah awal untuk membangun platform kolaborasi yang konkret antar pelaku bisnis, investor, dan pemerintah dalam mendukung pelaksanaan IBSAP dan kerangka kerja Global Biodiversity Framework. Kami percaya, integrasi aksi bisnis untuk alam harus menjadi bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang, dan untuk itulah IBCSD menginisiasi pembentukan Indonesia’s Business & Biodiversity Platform (IBBP),” jelas Indah.
Baca Juga: Urgensi Literasi Ekonomi Ramah Lingkungan
Lihat Juga :