Trump Ancam Gebuk Tarif 50%, Uni Eropa Justru Balas dengan Rasa Hormat

Minggu, 25 Mei 2025 - 08:22 WIB
loading...
Trump Ancam Gebuk Tarif...
Presiden AS Donald Trump kembali mengancam akan mengenakan tarif tinggi terhadap produk-produk dari Eropa. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Uni Eropa (UE) menegaskan komitmennya untuk menjaga hubungan dagang dengan Amerika Serikat (AS) berdasarkan prinsip saling menghormati, meskipun Presiden AS Donald Trump kembali mengancam akan mengenakan tarif tinggi terhadap produk-produk dari Eropa.

Pernyataan ini disampaikan langsung Komisioner Perdagangan Uni Eropa, Maros Sefcovic, usai melakukan pembicaraan bilateral dengan perwakilan dagang AS, Jamieson Greer, dan Menteri Perdagangan, Howard Lutnick. "Uni Eropa sepenuhnya terlibat dan berkomitmen untuk mengamankan kesepakatan yang menguntungkan kedua belah pihak," ujarnya dikutip dari BBC, Minggu (24/5).

Sefcovic menekankan hubungan perdagangan antara kedua blok ekonomi besar dunia ini seharusnya didasarkan pada rasa saling menghormati, bukan intimidasi. "Perdagangan UE-AS tak tertandingi dan harus dipandu oleh rasa saling menghormati, bukan ancaman. Kami siap membela kepentingan kami," lanjutnya.

Baca Juga: Trump Ancam Jatuhkan Tarif 50% ke Produk Uni Eropa

Ancaman baru Trump mencuat ewat platform media sosial miliknya, Truth Social. Ia menyatakan kekecewaannya terhadap lambannya kemajuan negosiasi dengan Uni Eropa (UE). Ia mengancam akan memberlakukan tarif hingga 50% terhadap semua barang yang diimpor dari Eropa ke AS mulai 1 Juni mendatang.

"Saya tidak mencari kesepakatan. Kami telah menetapkan kesepakatan," ujar Trump. Namun, ia kemudian menyiratkan adanya kemungkinan penundaan penerapan tarif apabila ada investasi besar dari perusahaan Eropa ke AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Rekomendasi
AS Juara Piala Dunia...
AS Juara Piala Dunia 2026, Jeep Siap Bagi-bagi Mobil Wrangler
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Berita Terkini
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Perkuat Penetrasi Pasar,...
Perkuat Penetrasi Pasar, EVO Group Perbarui Kemasan Life Cat dan Ori Cat
Infografis
Apple Kehilangan USD300...
Apple Kehilangan USD300 Miliar Akibat Tarif Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved