Fantastis, Impor BBM Indonesia dari Singapura Setahun Nyaris Tembus Rp189 Triliun

Selasa, 27 Mei 2025 - 21:10 WIB
loading...
Fantastis, Impor BBM...
Indonesia mencatatkan angka fantastis impor BBM dari Singapura. FOTO/ET
A A A
JAKARTA - Indonesia mencatatkan angka fantastis dalam impor bahan bakar minyak (BBM) dari Singapura dengan volume mencapai sekitar 15,07 miliar kilogram sepanjang tahun 2024. Nilai impor tersebut mencapai USD 11,4 miliar atau setara Rp188,85 triliun. Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS), pada bulan Desember 2024, volume impor BBM dari Singapura mencapai 1,54 miliar kilogram, dengan nilai transaksi sekitar USD 1,06 miliar atau Rp 17,6 triliun.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengungkapkan bahwa Singapura menyuplai 50% dari total impor BBM Indonesia. Hal ini menjadi perhatian pemerintah yang berencana untuk menghentikan impor dari negara tersebut dengan mengalihkan pasokan ke negara lain seperti Amerika Serikat dan negara-negara Timur Tengah.

Baca Juga: Tak Masuk Akal, Indonesia Segera Setop Impor BBM dari Singapura

Bahlil menilai ketergantungan Indonesia terhadap BBM impor dari Singapura sebagai negara yang bukan produsen minyak adalah tidak masuk akal. "Kita impor minyak dari negara yang tidak punya minyak. Lucu kan?" ujar dia dalam forum Energi Mineral di Jakarta, Senin (26/5).

Ia menegaskan, harga BBM dari Timur Tengah sebanding dengan harga dari Singapura, sehingga lebih logis untuk beralih ke negara-negara penghasil minyak. Singapura telah menjadi pemasok BBM terbesar ke Indonesia dalam beberapa tahun terakhir, meskipun negara tersebut tidak memiliki cadangan minyak yang signifikan.

Ketergantungan ini menjadi sorotan pemerintah yang ingin memperkuat strategi energi nasional dan mengurangi ketergantungan pada negara yang tidak memiliki sumber minyak. Bahlil menyatakan bahwa pengalihan impor BBM dari Singapura akan dilakukan secara bertahap. "Salah satu yang harus kami alihkan adalah kuota impor dari Singapura," tegas dia.

Ia menegaskan, pengalihan ini akan segera dilakukan, meskipun tidak menyebutkan waktu pastinya. Bahlil juga mendorong peningkatan lifting minyak domestik sebagai bagian dari strategi untuk mengurangi ketergantungan pada impor. "Hanya orang malas yang bilang tidak bisa. Dalam 6 bulan pertama saya menjabat, kami perbaiki regulasi. Sekarang, semua harus bekerja lebih keras," ujarnya.

Baca Juga: Lifting Minyak RI Menyusut, Bahlil: Demi Allah, Ini Ada Unsur Kesengajaan

Pengalihan impor BBM ini diperkirakan akan memengaruhi harga dan pasokan energi dalam negeri. Namun, Bahlil meyakinkan bahwa langkah ini justru akan menghemat devisa dan memperkuat ketahanan energi nasional. "Kita harus mandiri. Tidak boleh terus bergantung pada negara yang hanya jadi perantara," tegas Bahlil.

Pemerintah berharap dapat menciptakan ketahanan energi yang lebih baik dan mengurangi beban anggaran negara akibat ketergantungan pada impor BBM dari Singapura. Ke depan, diharapkan Indonesia dapat lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan energi nasional.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bahlil: Saya Menteri...
Bahlil: Saya Menteri yang Tak Suka Impor, Karena Disitu Pasti Ada Rente!
Prabowo Prediksi Indonesia...
Prabowo Prediksi Indonesia Swasembada BBM 3 Tahun Lagi
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Implementasi B50 Dimulai...
Implementasi B50 Dimulai 1 Juli 2026, Jubir ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Rekomendasi
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Tunisia vs Belanda:...
Tunisia vs Belanda: Awas Tergelincir Oranje
Berita Terkini
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved