Negara Ini Resmi Larang Peredaran Dolar AS, Transaksi Wajib Gunakan Mata Uang Lokal

Kamis, 29 Mei 2025 - 07:34 WIB
loading...
A A A
Shilling Tanzania dinilai kurang likuid di pasar global, sehingga klien asing mungkin enggan bertransaksi dengan mata uang tersebut. Jika banyak investor menarik diri, sektor bisnis dan tenaga kerja lokal diperkirakan akan terkena dampak signifikan.

Menyikapi kekhawatiran tersebut, pemerintah menyatakan akan terus melakukan konsultasi dengan para pelaku usaha. "Kami berkomitmen untuk mendengarkan masukan dan memberikan panduan lebih lanjut terkait kebijakan ini," ujar Nyella, seperti dikutip dari Watcher Guru, Kamis (29/5).

Langkah Tanzania ini sejalan dengan upaya BRICS (Brazil, Russia, India, China, South Africa) yang mendorong anggota dan negara mitra untuk mengurangi ketergantungan pada dolar AS. Namun, pakar ekonomi memperingatkan bahwa transisi dari USD tidak selalu mudah dan berisiko menimbulkan gejolak pasar.

Sejumlah analis menilai, Tanzania kemungkinan harus menghadapi konsekuensi ekonomi sebelum benar-benar terbebas dari dominasi dolar AS. Pasalnya, USD masih menjadi mata uang utama dalam perdagangan internasional dan cadangan devisa global.

Di sisi lain, kebijakan ini bisa menjadi ujian bagi ketahanan ekonomi Tanzania. Jika berhasil, negara tersebut akan bergabung dengan daftar negara yang berhasil mendorong penggunaan mata uang lokal. Namun, kegagalan bisa berakibat pada pelarian modal dan melemahnya kepercayaan investor.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
EskaIasi Laut Merah...
EskaIasi Laut Merah Tekan Rupiah, Dolar AS Ditutup ke Rp17.936 Sore Ini
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Dolar AS Makin Ganas...
Dolar AS Makin Ganas di Tengah Perang, Harga Minyak Tembus USD90 per Barel
Bukan Cuma Harga Minyak,...
Bukan Cuma Harga Minyak, Tata Kelola APBN yang Buruk Jadi Biang Kerok Lemahnya Rupiah
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.986 per Dolar AS, Apa Saja Penyebabnya?
Secret Service hingga...
Secret Service hingga FBI Dilibatkan Uji Keaslian Dolar Sitaan Kasus Febrie Adriansyah, Ini Alasannya
Di Forum BRICS 2026,...
Di Forum BRICS 2026, KSPSI AGN Dorong AI Berpihak pada Pekerja
The Changcuters Bakal...
The Changcuters Bakal Naikkan Tarif Manggung Imbas Ekonomi Lesu?
Rekomendasi
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
PRIMARIA FEST Sukabumi...
PRIMARIA FEST Sukabumi 2026 Satukan Ribuan Penikmat Indonesian Bounce Music
Berita Terkini
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
Infografis
5 Mata Uang Calon Pengganti...
5 Mata Uang Calon Pengganti Dolar AS Jika USD Runtuh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved