Perebutan Harta Karun Tanah Jarang Makin Panas, Greenland Melirik Investasi China

Jum'at, 30 Mei 2025 - 07:56 WIB
loading...
A A A
Di sisi lain China telah menunjukkan minat terhadap kekayaan mineral Arktik, termasuk minyak, gas, dan mineral (termasuk potensi tanah jarang di dalamnya). Mereka telah berinvestasi dalam proyek energi Rusia dan telah menyatakan minat di sektor pertambangan Greenland.

Namun saat ini tidak ada perusahaan China yang mengoperasikan tambang aktif di Greenland, meskipun ada satu perusahaan memiliki saham minoritas dalam proyek yang tidak aktif.

Menurut Nathanielsen, investor China mungkin menahan diri karena mereka tidak ingin "mempicu sesuatu." "Dalam hal itu, investasi China tentu bermasalah, akan tetapi demikian juga investasi Amerika sampai batas tertentu," bebernya.

Disebut juga olehnya, Greenland lebih memilih kerja sama yang lebih erat dengan UE, lantaran lebih selaras dengan prioritas lingkungan mereka. Namun, keterlibatan blok tersebut berlangsung lambat, dengan hanya satu proyek, yang dipimpin oleh konsorsium Denmark-Perancis, yang saat ini sedang dikembangkan. Tambang tersebut diperkirakan baru mulai beroperasi dalam lima tahun.

Saat ini, Greenland memiliki dua tambang yang berfungsi: satu untuk emas, dioperasikan oleh perusahaan Icelandic-Kanada Amaroq Minerals, dan yang lainnya untuk anortosit, batu industri berwarna terang, yang dikelola oleh anak perusahaan Hudson Resources dari Kanada.

Cadangan Tanah Jarang Greenland

Dengan luas 2,2 juta kilometer persegi, Greenland kaya akan endapan emas, perak, tembaga dan uranium, dan diyakini memiliki cadangan minyak besar di perairan teritorialnya. Namun sekitar 80% permukaannya ditutupi dengan es.

Sumber daya mineral melimpah yang tersimpan di Greenland, bisa menjadi alasan kenapa Presiden Donald Trump bersikeras bahwa AS bisa mencaplok pulau besar yang terletak di bagian utara Samudra Atlantik itu.

Greenland disebut juga menyimpan harta karun logam tanah jarang yang sedang menjadi primadona belakangan ini. Semuanya tidak lain karena peran besar mineral tersebut dalam berbagai teknologi canggih sekarang ini.

Baca Juga: AS dan Greenland Menyimpan Harta Karun Logam Tanah Jarang Terbesar, Segini Depositnya
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Daftar Negara dengan...
Daftar Negara dengan Cadangan Mineral Tanah Jarang Terbesar Dunia, Ada Tetangga Indonesia
Qavah Group Fasilitasi...
Qavah Group Fasilitasi Ekspansi Investor China ke Pasar Indonesia
Ketegangan Geopolitik...
Ketegangan Geopolitik Ubah Arus Ekspor Tanah Jarang China dari AS ke Eropa
Bahlil Buka Suara Soal...
Bahlil Buka Suara Soal Kesepakatan Akses Mineral Kritis dengan AS, Bagaimana Hilirisasi?
Ambisi Trump Caplok...
Ambisi Trump Caplok Greenland Bakal Ubah Peta Energi Dunia? Ada Harta Karun Minyak Miliaran Barel
Harta Karun Tanah Jarang...
Harta Karun Tanah Jarang AS Dilirik Taiwan, Termasuk Proyek Trump?
Bea Cukai Pangkal Pinang...
Bea Cukai Pangkal Pinang Sebut 15 Kontainer PMM Telah Memenuhi Syarat
China Blakblakan Targetkan...
China Blakblakan Targetkan Sekutu Utama AS di Asia, Begini Caranya
Pulau Misterius Ditemukan...
Pulau Misterius Ditemukan di Zona Berbahaya Antartika
Rekomendasi
Portugal Difavoritkan,...
Portugal Difavoritkan, Ronaldo Dituntut Pecah Telur
Guru MI di Karawang...
Guru MI di Karawang Dilatih Kuasai E-LKPD Berbasis STEM
Ronaldo Tulis Sejarah...
Ronaldo Tulis Sejarah di Piala Dunia yang Sulit Disamai Messi
Berita Terkini
240 BUMN Tak Produktif...
240 BUMN Tak Produktif Dibubarin Prabowo: Tidak Untung, Rugi Terus
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Infografis
Ukraina Harus Setor...
Ukraina Harus Setor Logam Tanah Jarang jika Ingin Dibantu AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved