Gelombang Badai PHK Belum Usai, Nasib 3 Juta Buruh Kembali Terancam
Jum'at, 30 Mei 2025 - 19:34 WIB
loading...
A
A
A
"Jika permintaan bahan baku lokal turun drastis, pabrik-pabrik ini terpaksa mengurangi karyawan atau bahkan tutup," tegas Ristadi.
Baca Juga: 7,28 Juta Orang Indonesia Jadi Pengangguran per Februari 2025
KSPN mendesak pemerintah untuk segera melakukan pembenahan, termasuk memberantas impor ilegal dan menekan biaya produksi industri lokal. "Perlu kebijakan yang melindungi industri dalam negeri, terutama sektor padat karya seperti tekstil," tegas Ristadi.
Gelombang PHK di industri tekstil berpotensi memicu lonjakan pengangguran dan kemiskinan. Sektor ini selama ini menjadi penyerap tenaga kerja terbesar, khususnya bagi pekerja dengan keterampilan terbatas.
Baca Juga: 7,28 Juta Orang Indonesia Jadi Pengangguran per Februari 2025
KSPN mendesak pemerintah untuk segera melakukan pembenahan, termasuk memberantas impor ilegal dan menekan biaya produksi industri lokal. "Perlu kebijakan yang melindungi industri dalam negeri, terutama sektor padat karya seperti tekstil," tegas Ristadi.
Gelombang PHK di industri tekstil berpotensi memicu lonjakan pengangguran dan kemiskinan. Sektor ini selama ini menjadi penyerap tenaga kerja terbesar, khususnya bagi pekerja dengan keterampilan terbatas.
(nng)
Lihat Juga :