Memajukan Pencetakan 3D Logam Berkelanjutan, ACMI dan Continuum Bentuk Aliansi
Senin, 02 Juni 2025 - 15:29 WIB
loading...
Kemitraan ini menandai tonggak penting dalam perjalanan Indonesia menuju teknologi industri yang lebih bersih, sekaligus memberikan nilai langsung kepada sektor-sektor yang mencari solusi manufaktur aditif. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Dalam perkembangan penting bagi sektor manufaktur Asia Tenggara, Continuum sebagai perusahaan asal Amerika Serikat (AS) dalam produksi bubuk logam berkelanjutan, telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT. Anugrah Cipta Mould Indonesia (ACMI) yang merupakan produsen kontrak terbesar untuk pencetakan 3D logam di Indonesia dan juga pemain utama regional dalam manufaktur cetakan sepatu dan komponen presisi.
Kemitraan yang berwawasan ke depan ini berfokus pada pengenalan Eco-friendly alloy powders yaitu serbuk logam paduan yang diproduksi dengan memperhatikan prinsip keberlanjutan dan ramah lingkungan, terutama untuk digunakan dalam proses manufaktur aditif (Additive Manufacturing/AM) seperti 3D printing logam ke dalam ekosistem industri Indonesia.
Kerjasama ini juga sekaligus untuk mempercepat pengembangan kemampuan manufaktur aditif logam canggih di dalam negeri. Inisiatif ini bertujuan untuk mendukung pertumbuhan di berbagai sektor strategis, termasuk cetakan sepatu, elektronik konsumen, energi, otomotif, dirgantara, dan perangkat medis.
Baca Juga: Kemenperin Terus Dorong Hilirisasi Industri Logam
"Indonesia sedang berkembang menjadi pusat manufaktur regional. Kolaborasi kami dengan ACMI menghadirkan peluang menarik untuk mengintegrasikan keberlanjutan dengan teknologi mutakhir di salah satu pasar paling menjanjikan di dunia," ujar Senior Vice President of Sales Continuum, Don Magnuson.
Kemitraan yang berwawasan ke depan ini berfokus pada pengenalan Eco-friendly alloy powders yaitu serbuk logam paduan yang diproduksi dengan memperhatikan prinsip keberlanjutan dan ramah lingkungan, terutama untuk digunakan dalam proses manufaktur aditif (Additive Manufacturing/AM) seperti 3D printing logam ke dalam ekosistem industri Indonesia.
Kerjasama ini juga sekaligus untuk mempercepat pengembangan kemampuan manufaktur aditif logam canggih di dalam negeri. Inisiatif ini bertujuan untuk mendukung pertumbuhan di berbagai sektor strategis, termasuk cetakan sepatu, elektronik konsumen, energi, otomotif, dirgantara, dan perangkat medis.
Baca Juga: Kemenperin Terus Dorong Hilirisasi Industri Logam
"Indonesia sedang berkembang menjadi pusat manufaktur regional. Kolaborasi kami dengan ACMI menghadirkan peluang menarik untuk mengintegrasikan keberlanjutan dengan teknologi mutakhir di salah satu pasar paling menjanjikan di dunia," ujar Senior Vice President of Sales Continuum, Don Magnuson.
Lihat Juga :