Arab Saudi Pangkas Harga Minyak Asia ke Level Terendah dalam 4 Tahun Terakhir

Kamis, 05 Juni 2025 - 07:29 WIB
loading...
Arab Saudi Pangkas Harga...
Arab Saudi, eksportir minyak terbesar dunia, kembali memangkas harga minyak mentah utama untuk pasar Asia. FOTO/Shutterstock
A A A
JAKARTA - Arab Saudi, eksportir minyak terbesar dunia, kembali memangkas harga minyak mentah utama untuk pasar Asia. Pemangkasan harga ini menjadi yang terdalam dalam empat tahun terakhir, menyusul keputusan aliansi OPEC+ untuk meningkatkan produksi global secara signifikan mulai bulan depan.

Perusahaan minyak negara, Saudi Aramco, menurunkan harga jual resmi (official selling price/OSP) minyak mentah Arab Light untuk pengiriman Mei sebesar USD2,30 per barel. Berdasarkan laporan Reuters, harga baru tersebut kini berada di level USD1,20 per barel di atas rata-rata harga Oman/Dubai turun tajam dari bulan sebelumnya.

Langkah ini diambil hanya beberapa hari setelah OPEC+, kelompok produsen minyak yang dipimpin Arab Saudi dan Rusia, mengumumkan akan menambah pasokan minyak global lebih dari 400.000 barel per hari pada Mei. Jumlah itu tiga kali lipat dari rencana awal dan menjadi kejutan bagi pasar minyak dunia.

Baca Juga: Arab Saudi: Salah Gunakan Visa Kerja untuk Haji Didenda Rp217,6 Juta!

Penurunan harga minyak mentah Saudi jauh lebih besar dari perkiraan para analis dan pelaku pasar. Sebelumnya, survei terhadap para pedagang memperkirakan penurunan harga hanya berkisar USD1,80 hingga USD2 per barel.

Menurut sejumlah delegasi OPEC+, keputusan memangkas harga ini bertujuan untuk memperkuat disiplin produksi di antara anggota, terutama negara-negara yang kerap melampaui kuota, seperti Kazakhstan dan Irak. Langkah ini juga diharapkan dapat mempertahankan pangsa pasar Arab Saudi di Asia, pasar terbesar mereka.

Peningkatan produksi oleh OPEC+ dan penurunan harga jual resmi Arab Saudi terjadi di tengah tren harga minyak dunia yang melemah. Harga minyak global sempat turun lebih dari 10 persen dalam sepekan terakhir, dipicu kekhawatiran perlambatan ekonomi global dan melimpahnya pasokan.

Penurunan harga minyak mentah Saudi ini juga menjadi acuan bagi produsen minyak utama lainnya di kawasan, seperti Iran, Kuwait, dan Irak. Harga minyak mentah Saudi berperan penting dalam menentukan harga sekitar 9 juta barel per hari minyak mentah yang diekspor ke Asia.

Selain itu, penurunan harga ini merupakan bulan kedua berturut-turut Aramco memangkas harga jual ke Asia. Sebelumnya, pada April, harga minyak mentah Saudi juga sudah mengalami penurunan signifikan.

Baca Juga: Minyak Mentah Rusia Mengalir Deras ke Negara BRICS

Di sisi lain, delapan negara anggota OPEC+ telah menyepakati rencana peningkatan produksi bertahap sejak April hingga Juli 2025. Pada Juli, produksi diperkirakan naik lagi sebesar 411.000 barel per hari, seiring pelonggaran pemangkasan produksi sukarela yang sebelumnya diberlakukan untuk menstabilkan pasar.

Kebijakan penurunan harga minyak mentah Saudi ini diperkirakan akan terus memengaruhi dinamika pasar energi global, terutama di Asia yang menjadi konsumen utama minyak mentah dunia. Dengan kebijakan terbaru ini, Arab Saudi menunjukkan komitmennya untuk tetap kompetitif di pasar Asia dan menjaga stabilitas harga di tengah fluktuasi pasokan global.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Harga Minyak Global Kembali Melonjak
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
Harga Minyak Dunia Anjlok,...
Harga Minyak Dunia Anjlok, Kapan Pertamax Ikut Turun?
AS-Iran Berdamai, Harga...
AS-Iran Berdamai, Harga Minyak Terjun Bebas ke Bawah USD80 per Barel
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
Permudah Layanan Jemaah...
Permudah Layanan Jemaah Haji dan Umrah Indonesia, BSI Bakal Hadir di Arab Saudi
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Rekomendasi
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
Argentina di Ambang...
Argentina di Ambang Lolos ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 79-80: Rencana Dipa Bungkam Danang Gagal Total
Berita Terkini
Rupiah Tergerus Sentimen...
Rupiah Tergerus Sentimen Eksternal, Hari Ini Berakhir Tembus Rp17.843 per USD
Gelontorkan Diskon Tiket...
Gelontorkan Diskon Tiket Transportasi hingga 30%, Pemerintah Siapkan Anggaran Rp1,54 Triliun
Tips MotionTrade: Modus...
Tips MotionTrade: Modus Penipuan Berkedok Customer Service, Investor Wajib Waspada!
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Ambles ke 6.116, Transaksi Cetak Rp13,4 Triliun
Penerbangan Umrah Dipindah...
Penerbangan Umrah Dipindah Mulai 1 Juli 2026, Terpusat di Terminal 2F Bandara Soetta
Purbaya Pede Harga BBM...
Purbaya Pede Harga BBM Pertamax Bakal Turun Efek Damai AS-Iran
Infografis
Pendapatan Arab Saudi...
Pendapatan Arab Saudi dari Pelaksanaan Haji Rp248,2 Triliun Per Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved