Timeline Konflik Musk vs Trump: Saat Orang Terkaya dan Paling Berkuasa di Dunia Bertengkar
Senin, 09 Juni 2025 - 14:48 WIB
loading...
A
A
A
- Jam 1 Jumat pagi (6 Juni)
Musk menunjukkan sinyal bahwa dia bersedia untuk meredakan konfliknya dengan Trump setelah miliarder hedge fund Bill Ackman— yang merupakan pendukung Trump dan sekutu Musk— men-tweeted bahwa keduanya "seharusnya berdamai demi kepentingan negara kita yang hebat... Kita jauh lebih kuat bersama daripada terpisah."
Musk menjawab: "Anda tidak salah."
- Pukul 4 Pagi.
Miliarder kemudian membagikan ulang pesan dari seorang followernya yang mengatakan, "Republik mungkin akan kalah di Dewan pada tahun 2026."
Meskipun ada tanda-tanda gencatan senjata, Musk terus menyerang sekutu presiden, seperti Steve Bannon, dan undang-undang pengeluaran yang menjadi ciri khas Trump.
- Jam 7 Pagi.
Harga saham Tesla anjlok 14% pada hari Kamis di tengah konflik Trump dan Musk, lalu naik sekitar 4,4% dalam pra-pasar perdagangan di Jumat pagi, setelah Musk mengisyaratkan bahwa ia terbuka untuk berdamai dengan Trump.
- 8:17 pagi
Trump mengatakan kepada ABC News dalam sebuah wawancara pada Jumat pagi bahwa dia "tidak begitu" tertarik untuk berbicara dengan Musk saat ini, dengan alasan bahwa Musk telah "kehilangan akal sehatnya".
Fakta-fakta Mengejutkan konflik Musk-Trump
Musk mengatakan berulang kali pada tahun lalu bahwa ia mendukung penghapusan subsidi pajak EV—pernyataan yang merugikan argumen Trump bahwa ia hanya menentang RUU itu karena menghilangkan insentif.
“Saya pikir kita harus menghapus semua kredit,” kata Musk pada bulan Desember ketika ditanya oleh seorang reporter di Capitol Hill apakah ia mendukung penghapusan kredit pajak kendaraan listrik, lapor Politico.
Baca Juga: Konflik dengan Trump Menggerogoti Kekayaan Elon Musk Rp436,9 Triliun
Dalam versi RUU yang disetujui oleh Dewan, yakni bakal dihapus kredit pajak sebesar USD7,500 untuk beberapa pembeli EV pada tahun 2026.
Utang membengkak, dimana utang federal bakal membengkak mencapai USD2,4 triliun selama dekade berikutnya, menurut sebuah estimasi oleh Congressional Budget Office.
Musk menunjukkan sinyal bahwa dia bersedia untuk meredakan konfliknya dengan Trump setelah miliarder hedge fund Bill Ackman— yang merupakan pendukung Trump dan sekutu Musk— men-tweeted bahwa keduanya "seharusnya berdamai demi kepentingan negara kita yang hebat... Kita jauh lebih kuat bersama daripada terpisah."
Musk menjawab: "Anda tidak salah."
- Pukul 4 Pagi.
Miliarder kemudian membagikan ulang pesan dari seorang followernya yang mengatakan, "Republik mungkin akan kalah di Dewan pada tahun 2026."
Meskipun ada tanda-tanda gencatan senjata, Musk terus menyerang sekutu presiden, seperti Steve Bannon, dan undang-undang pengeluaran yang menjadi ciri khas Trump.
- Jam 7 Pagi.
Harga saham Tesla anjlok 14% pada hari Kamis di tengah konflik Trump dan Musk, lalu naik sekitar 4,4% dalam pra-pasar perdagangan di Jumat pagi, setelah Musk mengisyaratkan bahwa ia terbuka untuk berdamai dengan Trump.
- 8:17 pagi
Trump mengatakan kepada ABC News dalam sebuah wawancara pada Jumat pagi bahwa dia "tidak begitu" tertarik untuk berbicara dengan Musk saat ini, dengan alasan bahwa Musk telah "kehilangan akal sehatnya".
Fakta-fakta Mengejutkan konflik Musk-Trump
Musk mengatakan berulang kali pada tahun lalu bahwa ia mendukung penghapusan subsidi pajak EV—pernyataan yang merugikan argumen Trump bahwa ia hanya menentang RUU itu karena menghilangkan insentif.
“Saya pikir kita harus menghapus semua kredit,” kata Musk pada bulan Desember ketika ditanya oleh seorang reporter di Capitol Hill apakah ia mendukung penghapusan kredit pajak kendaraan listrik, lapor Politico.
Baca Juga: Konflik dengan Trump Menggerogoti Kekayaan Elon Musk Rp436,9 Triliun
Dalam versi RUU yang disetujui oleh Dewan, yakni bakal dihapus kredit pajak sebesar USD7,500 untuk beberapa pembeli EV pada tahun 2026.
Utang membengkak, dimana utang federal bakal membengkak mencapai USD2,4 triliun selama dekade berikutnya, menurut sebuah estimasi oleh Congressional Budget Office.
(akr)
Lihat Juga :