India Mendesak Pakta Digital BRICS, Bunyikan Lonceng Peringatan Hegemoni AS

Rabu, 11 Juni 2025 - 22:34 WIB
loading...
India Mendesak Pakta...
India mendorong terbentuknya pakta digital dalam kelompok negara BRICS melawan hegemoni AS. FOTO/Shutterstock
A A A
JAKARTA - India mendorong terbentuknya pakta digital dalam kelompok negara BRICS sebagai strategi memperkuat kerja sama ekonomi berbasis teknologi dan menantang dominasi sistem keuangan global yang selama ini didominasi negara-negara Barat. Inisiatif ini mencuat dalam Pertemuan Menteri Komunikasi BRICS ke-11 di Brasilia, Brasil, pekan ini.

Dalam forum tersebut, Menteri Komunikasi India, Pemmasani Chandra Sekhar, mempresentasikan Digital Public Infrastructure (DPI) India sebagai model pembangunan digital yang terbuka, inklusif, dan dapat direplikasi. Ia menyebut DPI sebagai cetak biru masa depan ekonomi digital global, sekaligus alat untuk memperkuat kerja sama lintas negara dalam isu-isu seperti mata uang digital dan regulasi kripto.

"Model DPI India membuktikan bahwa pembangunan digital bisa mempercepat inklusi keuangan, tata kelola yang baik, dan inovasi teknologi, tanpa menyerahkan kedaulatan kepada dominasi infrastruktur Barat," ujar Chandra seperti dikutip Watcher Guru, Rabu (11/6).

Baca Juga: Indonesia Bergabung dengan BRICS, Apa Untung Ruginya?

India menyoroti pencapaiannya melalui sistem identitas digital Aadhaar yang telah mencakup lebih dari 950 juta warga, serta sistem pembayaran real-time UPI (Unified Payments Interface) yang kini menyumbang 46 persen dari total transaksi digital dunia. Kedua inisiatif ini menjadi bagian dari pilar penting transformasi digital India yang kini dijadikan model untuk BRICS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Musk Peringatkan Bahaya...
Musk Peringatkan Bahaya Utang AS, Pajak Miliarder Tak Akan Cukup Hapus Defisit
Ini Daftar Lengkap 60...
Ini Daftar Lengkap 60 Negara Terdampak Tarif Baru AS: Indonesia Kena 10%, Siapa Digetok 12,5%?
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Bitcoin Kembali ke Level...
Bitcoin Kembali ke Level USD65.500, Didukung Regulasi AS dan Arus ETF
Jenderal Iran: Negara-negara...
Jenderal Iran: Negara-negara di Seluruh Dunia yang Bantu AS Akan Jadi Target Sah
AS Pertimbangkan Operasi...
AS Pertimbangkan Operasi Paling Canggih untuk Curi Stok Uranium Iran, Libatkan Ribuan Tentara
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
Rekomendasi
Kabar Duka, Mantan Dubes...
Kabar Duka, Mantan Dubes Prof Bachtiar Aly Meninggal Dunia
Siswa Indonesia Sabet...
Siswa Indonesia Sabet 4 Medali Perunggu di Olimpiade Matematika Internasional 2026
Kongres Umat Islam Indonesia...
Kongres Umat Islam Indonesia VIII Apresiasi Kinerja Mentan Amran Atasi Persoalan Pangan
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Melemah usai Gubernur BI Mundur
Terungkap! Ini Alasan...
Terungkap! Ini Alasan Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI
Feel Good Network Bangun...
Feel Good Network Bangun Ekosistem Kreatif Asia Tenggara melalui Innercircle dan BRICKS
Profil dan Harta Kekayaan...
Profil dan Harta Kekayaan Perry Warjiyo yang Mundur dari Gubernur BI
Perry Warjiyo Mundur,...
Perry Warjiyo Mundur, Destry Damayanti Jabat Plt Gubernur BI
Breaking News! Gubernur...
Breaking News! Gubernur BI Perry Warjiyo Mengundurkan Diri
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved