Pertamina Kantongi Pendapatan Rp1.194 Triliun, Setor ke Negara Rp401 Triliun
Jum'at, 13 Juni 2025 - 19:49 WIB
loading...
A
A
A
Pertamina mencatat pendapatan sebesar USD75,33 miliar atau sekitar Rp1.194 triliun. EBITDA mencapai USD10,79 miliar atau setara Rp171,04 triliun, dan laba bersih mencapai USD3,13 miliar atau Rp49,54 triliun.
Menurut Emma, kinerja positif ini ditopang oleh sinergi kuat antara holding dan subholding, serta dukungan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan. "Pertamina mampu menutup 2024 dengan kinerja yang solid, baik secara finansial maupun operasional," katanya.
Di sektor hulu, Pertamina berhasil mencatatkan produksi migas sebesar 1 juta barel setara minyak per hari. Angka ini mencakup 69 persen produksi minyak nasional dan 37 persen gas nasional, menjadikan Pertamina sebagai tulang punggung ketahanan energi Indonesia.
Sementara di sektor hilir, Pertamina mencatatkan kontribusi signifikan dalam produksi bahan bakar minyak (BBM). Produksi dari kilang dalam negeri telah memenuhi sekitar 70 persen kebutuhan BBM nasional, serta 100 persen kebutuhan avtur dan solar.
VP Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso menambahkan, infrastruktur distribusi energi terus diperkuat. Saat ini Pertamina mengoperasikan lebih dari 15.000 titik penyalur BBM, 260.000 pangkalan LPG, 6.700 gerai Pertashop, serta 573 titik BBM Satu Harga.
Menurut Emma, kinerja positif ini ditopang oleh sinergi kuat antara holding dan subholding, serta dukungan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan. "Pertamina mampu menutup 2024 dengan kinerja yang solid, baik secara finansial maupun operasional," katanya.
Di sektor hulu, Pertamina berhasil mencatatkan produksi migas sebesar 1 juta barel setara minyak per hari. Angka ini mencakup 69 persen produksi minyak nasional dan 37 persen gas nasional, menjadikan Pertamina sebagai tulang punggung ketahanan energi Indonesia.
Sementara di sektor hilir, Pertamina mencatatkan kontribusi signifikan dalam produksi bahan bakar minyak (BBM). Produksi dari kilang dalam negeri telah memenuhi sekitar 70 persen kebutuhan BBM nasional, serta 100 persen kebutuhan avtur dan solar.
VP Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso menambahkan, infrastruktur distribusi energi terus diperkuat. Saat ini Pertamina mengoperasikan lebih dari 15.000 titik penyalur BBM, 260.000 pangkalan LPG, 6.700 gerai Pertashop, serta 573 titik BBM Satu Harga.
Lihat Juga :