Negara-negara BRICS Meluncurkan Proyek Bersama Berskala Besar

Sabtu, 21 Juni 2025 - 22:10 WIB
loading...
Negara-negara BRICS...
Presiden Rusia, Vladimir Putin mengungkapkan, negara-negara BRICS telah memiliki proyek bersama berskala besar. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Negara-negara BRICS telah meluncurkan proyek bersama berskala besar di bidang energi nuklir, penerbangan, artificial intelligence (AI), dan sektor lainnya. Hal ini diungkapkan oleh Presiden Rusia, Vladimir Putin .

Saat Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg, Putin memberikan catatan bahwa kelompok ekonomi ini menetapkan standar dalam pengembangan industri yang disebut berpusat pada manusia. Baca Juga: BRICS vs NATO: Siapa Pemilik Kekuatan Militer dan Ekonomi Terbesar di 2025?

Kumpulan negara-negara berkembang terdepan memobilisasi "proyek besar untuk meningkatkan lingkungan hidup dan melaksanakan inisiatif berskala besar di bidang energi nuklir dan penerbangan, dalam bidang material baru dan industri TI, dalam robotika dan kecerdasan buatan," kata presiden Rusia .

Seperti diketahui BRICS yang pada awalnya didirikan pada tahun 2006 oleh Brasil, Rusia, India, dan China, untuk kemudian Afrika Selatan bergabung pada tahun 2010. Ekspansi BRICS berlanjut di tahun 2024, ketika blok tersebut memberikan keanggotaan penuh kepada Iran, Mesir, Ethiopia, Uni Emirat Arab, dan kemudian, Indonesia.

Lebih dari 30 negara lainnya telah mengajukan permohonan untuk bergabung dengan kelompok ini. Perputaran perdagangan kolektif negara-negara BRICS "sudah melebihi satu triliun dolar dan bakal terus tumbuh," kata Putin dalam sesi pleno The 28th St. Petersburg International Economic Forum (SPIEF 2025).

Pemimpin Rusia itu juga menekankan prinsip-prinsip inti dari platform tersebut – konsensus, kesetaraan, kepentingan bersama, dan keterbukaan – dengan mengatakan, bahwa platform ini akan diperkuat seiring dengan semakin banyak negara yang bergabung bersama BRICS.

"Rusia mengundang mitra untuk berkontribusi dalam membentuk model pertumbuhan global yang baru, untuk bersama-sama memastikan kemakmuran negara kita dan perkembangan yang stabil dari seluruh dunia selama bertahun-tahun yang akan datang,” katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Desak BRICS Berani...
China Desak BRICS Berani Melawan Barat: Akses Mineral Strategis Bakal Dikunci
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Menguak di Balik Lawatan...
Menguak di Balik Lawatan Prabowo 1,5 Tahun, Seskab Teddy: BRICS hingga Investasi Rp2.430 Triliun
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Rekomendasi
Pembangunan Flyover...
Pembangunan Flyover Latumenten Capai 55,2%, Ditargetkan Beroperasi 15 Desember 2026
Hadapi Sidang Ijazah...
Hadapi Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa: Kita Tidak Ada Sponsor, Bohir Kita Hanya Allah
Rapat Paripurna RAPBN...
Rapat Paripurna RAPBN 2027 hingga Calon Anggota BS OJK Dihadiri 298 Anggota DPR
Berita Terkini
Daud Joseph Mundur dari...
Daud Joseph Mundur dari Dirut PT Pos Indonesia usai Penggabungan BUMN Logistik
Kuota Terbatas! Strategi...
Kuota Terbatas! Strategi Manfaatkan BRI KPR Bunga Spesial 1,75% untuk Rumah Pertama Anda
Traveloka Gandeng Marriott...
Traveloka Gandeng Marriott International Perluas Akses Hotel di Asia Tenggara
Purbaya Beberkan Penyebab...
Purbaya Beberkan Penyebab Neraca Perdagangan Mei 2026 Defisit
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat ke 5.709 Pagi Ini, Mayoritas Sektor Bergerak Positif
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved