Bukti Pupuk Kaltim Komitmen Terapkan GRC agar Berdaya Saing Global
Minggu, 22 Juni 2025 - 22:14 WIB
loading...
A
A
A
Perusahaan juga mengembangkan inisiatif digital dalam mendukung sistem GRC yang transparan dan adaptif, dan telah menjadi tulang punggung pengelolaan risiko berbasis teknologi. Sekaligus memfasilitasi pengambilan keputusan berbasis data yang memungkinkan pelaporan dini, evaluasi terukur dan integrasi lintas fungsi secara realtime.
"Ekosistem digital GRC kami bangun sebagai sistem saraf pusat yang menyatukan seluruh informasi penting, sehingga setiap fungsi dalam organisasi dapat bekerja secara terkoordinasi dan transparan,” kata Soesilo.
Pupuk Kaltim juga melakukan evaluasi rutin terhadap seluruh sistem dan kebijakan GRC melalui pendekatan PDCA (Plan-Do-Check-Action), yang berfungsi sebagai pengendali mutu, dan alat transformasi berkelanjutan yang memastikan perusahaan selalu berada selangkah di depan dalam mengendalikan risiko.
Hasil dari pendekatan ini dilihat dari peningkatan signifikan skor Corporate Governance Perception Index (CGPI) dengan predikat “Most Trusted”, dan Risk Maturity Index (RMI) tertinggi di Pupuk Indonesia Grup. Termasuk mencapai 100 persen kepatuhan dalam pelaporan LHKPN, mempertahankan sertifikasi ISO 37001, ISO 22301, hingga berhasil meraih penghargaan IRCA 2024 atas keunggulan praktik tata kelola.
“Pupuk Kaltim mengadopsi pendekatan humanistik dan partisipatif agar semua insan perusahaan merasa memiliki terhadap integritas dan kepatuhan,” papar Soesilo.
Baca Juga: Komitmen Pupuk Kaltim Mendorong Program Berkelanjutan
"Ekosistem digital GRC kami bangun sebagai sistem saraf pusat yang menyatukan seluruh informasi penting, sehingga setiap fungsi dalam organisasi dapat bekerja secara terkoordinasi dan transparan,” kata Soesilo.
Pupuk Kaltim juga melakukan evaluasi rutin terhadap seluruh sistem dan kebijakan GRC melalui pendekatan PDCA (Plan-Do-Check-Action), yang berfungsi sebagai pengendali mutu, dan alat transformasi berkelanjutan yang memastikan perusahaan selalu berada selangkah di depan dalam mengendalikan risiko.
Hasil dari pendekatan ini dilihat dari peningkatan signifikan skor Corporate Governance Perception Index (CGPI) dengan predikat “Most Trusted”, dan Risk Maturity Index (RMI) tertinggi di Pupuk Indonesia Grup. Termasuk mencapai 100 persen kepatuhan dalam pelaporan LHKPN, mempertahankan sertifikasi ISO 37001, ISO 22301, hingga berhasil meraih penghargaan IRCA 2024 atas keunggulan praktik tata kelola.
“Pupuk Kaltim mengadopsi pendekatan humanistik dan partisipatif agar semua insan perusahaan merasa memiliki terhadap integritas dan kepatuhan,” papar Soesilo.
Baca Juga: Komitmen Pupuk Kaltim Mendorong Program Berkelanjutan
Lihat Juga :