Trump Dibuat Was-was Soal Selat Hormuz: Ancam Produsen Jaga Harga Minyak Tetap Rendah

Selasa, 24 Juni 2025 - 03:52 WIB
loading...
A A A
Harga minyak mentah terpantau mengalami kenaikan sekitar 10% sejak serangan mengejutkan Israel terhadap Iran sepuluh hari yang lalu, di tengah kekhawatiran yang meningkat tentang konflik regional bakal meluas dan munculnya potensi gangguan pasokan. Para pedagang kini sedang memperhatikan kemungkinan pembalasan dari Iran, yang dapat menargetkan infrastruktur energi di seluruh Timur Tengah.

Teheran, yang mengontrol Selat Hormuz – sebuah jalur untuk sekitar 20% minyak dunia – telah mengancam untuk menutup jalur tersebut sebagai respons terhadap serangan AS. Parlemen Iran menyetujui penutupan Selat Hormuz pada hari Minggu, meskipun keputusan akhir ada di tangan dewan keamanan nasional negara tersebut.

Sementara itu Iran pernah mengeluarkan ancaman serupa di masa lalu, dimana para analis mengatakan menutup selat sepenuhnya akan sulit terjadi, karena Teheran juga mengandalkan saluran ini untuk mengekspor minyak ke China dan pembeli kunci lainnya.

Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio pada hari Minggu, mendesak China untuk menekan Iran agar tidak melaksanakan ancaman penutupan Selat Hormuz. Ia berargumen bahwa, sebagai pelanggan minyak teratas Iran, Beijing memiliki pengaruh yang signifikan.

Sedangkan Administrasi Informasi Energi AS telah menyebut Selat Hormuz sebagai "titik penyumbatan (chokepoint) transit minyak terpenting di dunia."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Beri Ancaman Ekstrem...
Iran Beri Ancaman Ekstrem Soal Energi Global: Minyak untuk Semua atau Tidak Sama Sekali
Krisis Selat Hormuz,...
Krisis Selat Hormuz, Bos IEA Wanti-wanti Ekonomi Global dalam Bahaya
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Jalur Ini Lebih Berbahaya...
Jalur Ini Lebih Berbahaya jika Ditutup Iran, Harga Minyak Bisa Tembus USD200 per Barel
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
Memanas, Iran Ancam...
Memanas, Iran Ancam Minta Houthi Blokir Selat Bab al-Mandeb, Perdagangan Global Kian Tercekik
Trump Semprot Tuchel:...
Trump Semprot Tuchel: Kane Kok Jadi Bek?
FIFA Hadiahkan Cincin...
FIFA Hadiahkan Cincin Juara di Final Piala Dunia 2026
Rekomendasi
Pakar Hukum: Penetapan...
Pakar Hukum: Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa Asal Ada 2 Alat Bukti
Peserta Penmaba Jalur...
Peserta Penmaba Jalur Disabilitas UNJ 2026 Meningkat, Ini Jurusan Favoritnya
Ingin Terus Mencengkeram...
Ingin Terus Mencengkeram Kekuasaan, Presiden Ukraina Pecat Menhan
Berita Terkini
Dulu Dijajah Belanda,...
Dulu Dijajah Belanda, Kini Digerus Impor? Mantan Menkeu Ungkap Jurus Jitu Cetak Ekonomi Tumbuh 8%
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Asabri Dorong Transformasi...
Asabri Dorong Transformasi Layanan Berbasis ESG, Kepuasan Peserta Capai 96,03%
Distribusi BBM di Kota...
Distribusi BBM di Kota Medan Makin Lancar, Antrean di SPBU Mulai Normal
Jebakan Ilusi PDB, Mantan...
Jebakan Ilusi PDB, Mantan Menkeu Fuad Bawazier Ungkap Fakta di Balik Utang RI Rp8.000 Triliun
AKPY-BPDP Latih Pekebun...
AKPY-BPDP Latih Pekebun Sawit di Paser Tingkatkan Nilai Jual TBS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved