Seberapa Kaya Cadangan Uranium Iran dan Misteri Hilangnya 400 Kg Material Nuklir

Selasa, 24 Juni 2025 - 08:34 WIB
loading...
A A A
Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Takht Ravanchi menolak klaim bahwa Teheran akan meninggalkan program nuklirnya dengan, mengatakan kepada penyiar Jerman ARD: "Tidak ada yang bisa memberi tahu kami apa yang seharusnya dan tidak seharusnya kami lakukan."

Setelah misi yang diberi kode Midnight Hammer, Presiden AS Donald Trump mengklaim telah "menghancurkan" program nuklir Iran dalam gelombang serangan tersebut. Ia mengatakan AS telah mengambil bom "langsung dari tangan Iran" dengan memberikan "kerusakan monumental" pada fasilitas Fordow, Natanz, dan Isfahan.

Namun klaim Trump diragukan setelah pejabat senior AS mengakui bahwa mereka tidak tahu nasib persediaan uranium Iran.

Kepala Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Rafael Grossi mengatakan, bahwa kerusakan parah diperkirakan terjadi di Fordow. Tetapi Ia menambahkan bahwa agensinya sedang mencari akses untuk "menghitung" stok uranium di Iran.

Dua pejabat Israel yang memiliki pengetahuan tentang intelijen mengatakan, kepada The New York Times bahwa Iran telah memindahkan peralatan dan uranium keluar dari Fordow dalam beberapa hari terakhir. Ada juga bukti yang menunjukkan bahwa Iran telah memindahkan stoknya yang berjumlah 400 kg uranium yang diperkaya 60%, yang telah disimpan di Isfahan ke lokasi rahasia.

JD Vance, wakil presiden AS, mengisyaratkan bahwa bahan tersebut dipindahkan pada detik-detik terakhir pada hari Minggu. “Kami akan bekerja dalam beberapa minggu ke depan untuk memastikan bahwa kami melakukan sesuatu dengan bahan bakar itu,” katanya kepada ABC News.

Sementara itu Grossi mengatakan, bahwa bahan bakar tersebut terakhir kali terlihat oleh inspeksi PBB seminggu sebelum Israel memulai serangannya ke Iran pada 13 Juni.

Menurut citra satelit, truk, buldoser, dan konvoi keamanan tampak menyerbu fasilitas Fordow dua hari sebelum serangan AS. Analis di TS2 Space, sebuah perusahaan pertahanan Polandia, menyatakan bahwa ini menunjukkan 'upaya panik' untuk memindahkan sentrifug serta bahan perlindungan.

Penilaian awal menunjukkan bahwa fasilitas yang diperkuat di Fordow telah mengalami kerusakan serius akibat bom Massive Ordnance Penetrator (Mop), tetapi tidak sepenuhnya hancur. Citra satelit menunjukkan bahwa bom-bom tersebut memiliki dampak yang parah.

"Fasilitas yang sudah rusak di Isfahan terkena puluhan rudal, tetapi fasilitas tersebut mengandung sedikit atau tidak ada uranium yang diperkaya ketika dibom," kata IAEA.

Gambar lainnya menunjukkan bahwa Natanz, fasilitas terbesar Iran, sudah mengalami kerusakan akibat serangan Israel yang mengganggu sistem listrik. Grossi kemudian mengatakan bahwa ia percaya hilangnya daya di Natanz bisa membuat sentrifugal berputar di luar kendali, kemungkinan besar menghancurkan semuanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
Iran Tawarkan Kembali...
Iran Tawarkan Kembali Ekspor Minyak ke Jepang setelah Vakum sejak 2019
Nekat Melenceng dari...
Nekat Melenceng dari Jalur Bakal Disikat! Iran Ultimatum Keras soal Selat Hormuz
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
Iran Balas Serang Pangkalan...
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, dan UEA
Rekomendasi
Langkah Menhut Dinilai...
Langkah Menhut Dinilai Berhasil Pulihkan Kepercayaan Investor Perdagangan Karbon
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
Celine Evangelista Bantah...
Celine Evangelista Bantah Isu Jadi Istri Kelima, Akui Sudah Punya Pasangan
Berita Terkini
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved