Pabrik Pertama PepsiCo Indonesia Produksi Camilan Ikonik, Nilai Investasi Rp3,3 T

Selasa, 24 Juni 2025 - 14:35 WIB
loading...
A A A
Saat ini PepsiCo secara aktif mengembangkan pertanian kentang industri di Indonesia melalui kerjasamanya dengan mitra dan petani di Jawa Barat dan mendukung komunitas petani jagung di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Melalui program pengembangan petani, PepsiCo berharap untuk menciptakan sistem pertanian yang lebih berkelanjutan, meningkatkan produksi dan efisiensi produksi pangan, memperbaiki kesejahteraan petani, dan membantu memastikan ketersediaan bahan baku berkualitas tinggi untuk produk Cheetos, Lay’s, dan Doritos.

Peluncuran pabrik pertama PepsiCo Indonesia juga dihadiri oleh sejumlah figur pemimpin, termasuk Wakil Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Faisol Riza, dan CEO PepsiCo Indonesia, Asif Mobin. Acara peluncuran pabrik pertama PepsiCo ini turut dihadiri oleh Deputi Bidang Koordinasi Tata Niaga dan Distribusi Pangan, Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Tatang Yuliono.

Direktur Pengawasan Produksi Pangan Olahan, Badan POM, Sondang Widya Estikasari; Direktur Perbenihan Hortikultura, Kementerian Pertanian, Inti Pertiwi Nashwari; Direktur Wilayah III, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Abdul Qodir; Direktur Bina Kelembagaan Pelatihan Vokasi, Kementerian Ketenagakerjaan, Andri Sulisa; Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bandung, Ningning Hendasah; serta Ketua Umum GAPMMI, Adhi S. Lukman.

Wakil Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Faisol Riza menyatakan, dalam acara peluncuran, mengapresiasi langkah PT PepsiCo Indonesia yang telah membangun pabrik pertama di Kawasan Industri Greenland International Industrial Center (GIIC), Cikarang-Jawa Barat dengan nilai investasi sebesar Rp 3,3 triliun dan telah berproduksi sejak 13 Januari 2025.

"Selain itu, kami juga mengapresiasi langkah perusahaan yang mengutamakan penyediaan bahan baku dan bahan penolong lokal yang bekerja sama dengan 200 petani kentang dan 200 petani jagung di Jawa Barat dan Jawa Tengah," ujar Faisol Riza.

Selain itu, Ia juga berharap investasi PepsiCo Indonesia dapat memperkuat kontribusinya dalam menciptakan lapangan pekerjaan serta meningkatkan kemitraan dengan petani lokal guna peningkatan taraf hidup masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Dalam acara, CEO PepsiCo Indonesia, Asif Mobin menjelaskan, Indonesia memainkan peran penting dalam rencana pertumbuhan jangka panjang PepsiCo untuk Asia Pacific – didorong oleh permintaan konsumen yang dinamis dan visi nasional untuk pengembangan industri. Fasilitas baru ini akan semakin mendekatkan pada konsumen Indonesia.

Dibangun di lahan seluas 60,000 ribu meter persegi, pabrik PepsiCo Indonesia memproduksi produk makanan ringan kami yang paling disukai konsumen dengan menggunakan bahan baku lokal.

"Kami bangga untuk berkontribusi terhadap upaya pemerintah dalam menguatkan industri domestik, menciptakan lapangan kerja, dan mendukung komunitas petani lokal. Investasi ini memperlihatkan bagaimana masa depan kami di Indonesia – mendukung perekonomian lokal, menyelaraskan dengan prioritas nasional, dan berfokus pada penciptaan nilai jangka panjang,” ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Periode Penting dalam Investasi Waran Terstruktur
Blok Masela Ditargetkan...
Blok Masela Ditargetkan Produksi 2029, Alokasi Gas Domestik Capai 60%
Investasi Rp1.010 Triliun...
Investasi Rp1.010 Triliun Mengalir ke RI Sepanjang 6 Bulan Pertama 2026, Cek Peta Penyebarannya
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan Groundbreaking Proyek Masela Senilai Rp375 Triliun Hari Ini
MNC Sekuritas dan MNC...
MNC Sekuritas dan MNC Asset Bahas Strategi Cerdas Investasi Lewat IG Live Sore Ini
Tips MotionTrade: Strategi...
Tips MotionTrade: Strategi Buy on Weakness & Buy on Breakout Sesuai Kondisi Pasar
Perusahaan Tiongkok...
Perusahaan Tiongkok Perkuat SDM Jaga Investasi di Indonesia
Prabowo Sindir Tamu...
Prabowo Sindir Tamu Tak Tahu Diri: Katanya Mau Dagang, Lama-lama Ngerampok
Melihat Langsung Dapur...
Melihat Langsung Dapur Perakitan Baterai Wuling di Liuzhou China!
Rekomendasi
Nathalie Holscher Siap...
Nathalie Holscher Siap Menikah dengan Arpat, Akad Nikah Digelar Besok
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Geely Pamer Performa...
Geely Pamer Performa dan Inovasi di Sirkuit Mandalika, Begini Sensasinya
Berita Terkini
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
Perkuat Ekosistem Emas...
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Pegadaian Resmi Jadi Bagian Pendirian Indonesia Bullion Market Association (IBMA)
Nikmati Pengalaman Nonton...
Nikmati Pengalaman Nonton Terbaik di XXI dengan Penawaran Eksklusif dari BRI
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
IHSG Masih Perkasa,...
IHSG Masih Perkasa, Hari Ini Dibuka Menanjak Naik 0,67% ke level 6.273.
Infografis
Sejumlah Pabrik di China...
Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi Akibat Tarif AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved