Kolaborasi Bank Mandiri dan Ceria Corp, Ekspor Perdana FeNi Produksi Smelter Merah Putih
Sabtu, 05 Juli 2025 - 09:38 WIB
loading...
A
A
A
“Bank Mandiri berkomitmen untuk terus menjadi bagian dari pembangunan proyek strategis nasional, terutama yang dijalankan oleh investor domestik. Sinergi yang kami bangun dengan Ceria menjadi contoh konkret bagaimana akselerasi ekonomi dapat diwujudkan melalui kolaborasi antara sektor perbankan dan industri dalam negeri,” katanya dalam keterangan resmi, Sabtu (5/7/2025).
Keberhasilan ekspor ini merupakan kelanjutan dari produksi perdana smelter Ceria pada April 2025 lalu. Ceria sendiri menjadi satu-satunya perusahaan pengolahan nikel nasional yang mampu membangun fasilitas pemurnian mineral melalui pendanaan sindikasi perbankan dalam negeri.
Tercatat pada 2022, Bank Mandiri bersama Bank BJB dan Bank Sulselbar telah mengucurkan pembiayaan sindikasi senilai USD277,69 juta guna mendukung pembangunan smelter dan infrastruktur pendukungnya. Pendanaan ini mencerminkan tingkat kepercayaan yang tinggi dari industri perbankan nasional terhadap prospek hilirisasi dan penguatan rantai pasok industri nikel di Indonesia.
Dari sisi industri, CEO Ceria Corp Derian Sakmiwata, menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan konsisten Bank Mandiri. Dia menyebut, kehadiran perbankan nasional sebagai mitra pembiayaan turut memberikan dorongan moral untuk menjaga arah pembangunan industri yang berkelanjutan.
“Smelter merupakan simbol semangat kemandirian dan kebangkitan industri nasional. Kolaborasi strategis dengan perbankan telah membuka banyak peluang baru, termasuk penciptaan lapangan kerja serta peningkatan nilai tambah bagi daerah dan perekonomian nasional,” katanya.
Keberhasilan ekspor ini merupakan kelanjutan dari produksi perdana smelter Ceria pada April 2025 lalu. Ceria sendiri menjadi satu-satunya perusahaan pengolahan nikel nasional yang mampu membangun fasilitas pemurnian mineral melalui pendanaan sindikasi perbankan dalam negeri.
Tercatat pada 2022, Bank Mandiri bersama Bank BJB dan Bank Sulselbar telah mengucurkan pembiayaan sindikasi senilai USD277,69 juta guna mendukung pembangunan smelter dan infrastruktur pendukungnya. Pendanaan ini mencerminkan tingkat kepercayaan yang tinggi dari industri perbankan nasional terhadap prospek hilirisasi dan penguatan rantai pasok industri nikel di Indonesia.
Dari sisi industri, CEO Ceria Corp Derian Sakmiwata, menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan konsisten Bank Mandiri. Dia menyebut, kehadiran perbankan nasional sebagai mitra pembiayaan turut memberikan dorongan moral untuk menjaga arah pembangunan industri yang berkelanjutan.
“Smelter merupakan simbol semangat kemandirian dan kebangkitan industri nasional. Kolaborasi strategis dengan perbankan telah membuka banyak peluang baru, termasuk penciptaan lapangan kerja serta peningkatan nilai tambah bagi daerah dan perekonomian nasional,” katanya.
Lihat Juga :