10 Saham Terboncos Selama Sepekan, Paling Parah Ambles 25%
Sabtu, 05 Juli 2025 - 17:55 WIB
loading...
Dalam periode yang berlangsung selama lima hari itu, sejumlah saham mencatat penurunan harga signifikan, menurut statistik Bursa Efek Indonesia (BEI), Sabtu (5/7/2025). Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) selama sepekan mencatat koreksi sebesar 0,47% selama periode perdagangan 30 Juni hingga 4 Juli 2025. Dalam periode yang berlangsung selama lima hari itu, sejumlah saham mencatat penurunan harga signifikan, menurut statistik Bursa Efek Indonesia (BEI) , Sabtu (5/7/2025).
Saham PT Bank Nationalnobu Tbk (NOBU) tercatat menghuni puncak top losers setelah terkoreksi 25% ke Rp600 dari sebelumnya Rp800. Saham PT Cipta Selera Murni Tbk (CSMI) juga melemah cukup dalam, dengan penurunan sebesar 24,93% ke Rp1.295 dari Rp1.725.
Baca Juga: 10 Saham Paling Cuan Sepanjang Pekan Ini, No Wahid Meroket 126%
Ini disusul oleh PT Colorpak Indonesia Tbk (CLPI) yang turun 17,47% menjadi Rp1.110 dari posisi pekan lalu di Rp1.345. Selanjutnya, saham PT Bank Permata Tbk (BNLI) juga berada dalam daftar koreksi pekan ini. Harga saham BNLI melemah 16,87% ke Rp2.710, dari sebelumnya Rp3.260.
Baca Juga: IHSG Sepekan Ambles 0,47 Persen, Kapitalisasi Pasar Melandai Jadi Rp12.070 Triliun
Sementara itu, saham PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF) terkoreksi 16,82% ke Rp89 dari Rp107. Adapun saham PT Perdana Gapura Prima Tbk (GPRA) turun 16,13% ke Rp130 dari Rp155. Koreksi juga terjadi pada saham PT Charnic Capital Tbk (NICK), yang merosot 14,48% menjadi Rp1.240 dari sebelumnya Rp1.450.
2. PT Cipta Selera Murni Tbk (CSMI) turun 24,93% ke Rp1.295, dari Rp1.725
3. PT Colorpak Indonesia Tbk (CLPI) terkoreksi 17,47% ke Rp1.110, dari Rp1.345
4. PT Bank Permata Tbk (BNLI) melemah 16,87% ke Rp2.710, dari Rp3.260
5. PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF) merosot 16,82% ke Rp89, dari Rp107
6. PT Perdana Gapura Prima Tbk (GPRA) turun 16,13% ke Rp130, dari Rp155
7. PT Charnic Capital Tbk (NICK) turun 14,48% ke Rp1.240, dari Rp1.450
8. PT Steady Safe Tbk (SAFE) melemah 14,05% ke Rp208, dari Rp242
9. PT MPX Logistics International Tbk (MPXL) terkoreksi 11,63% ke Rp114, dari Rp129
10. PT Sumber Energi Andalan Tbk (ITMA) turun 11,45% ke Rp735, dari Rp830
Saham PT Bank Nationalnobu Tbk (NOBU) tercatat menghuni puncak top losers setelah terkoreksi 25% ke Rp600 dari sebelumnya Rp800. Saham PT Cipta Selera Murni Tbk (CSMI) juga melemah cukup dalam, dengan penurunan sebesar 24,93% ke Rp1.295 dari Rp1.725.
Baca Juga: 10 Saham Paling Cuan Sepanjang Pekan Ini, No Wahid Meroket 126%
Ini disusul oleh PT Colorpak Indonesia Tbk (CLPI) yang turun 17,47% menjadi Rp1.110 dari posisi pekan lalu di Rp1.345. Selanjutnya, saham PT Bank Permata Tbk (BNLI) juga berada dalam daftar koreksi pekan ini. Harga saham BNLI melemah 16,87% ke Rp2.710, dari sebelumnya Rp3.260.
Baca Juga: IHSG Sepekan Ambles 0,47 Persen, Kapitalisasi Pasar Melandai Jadi Rp12.070 Triliun
Sementara itu, saham PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF) terkoreksi 16,82% ke Rp89 dari Rp107. Adapun saham PT Perdana Gapura Prima Tbk (GPRA) turun 16,13% ke Rp130 dari Rp155. Koreksi juga terjadi pada saham PT Charnic Capital Tbk (NICK), yang merosot 14,48% menjadi Rp1.240 dari sebelumnya Rp1.450.
Daftar 10 saham top losers pekan ini:
1. PT Bank Nationalnobu Tbk (NOBU) melemah 25,00% ke Rp600, dari Rp8002. PT Cipta Selera Murni Tbk (CSMI) turun 24,93% ke Rp1.295, dari Rp1.725
3. PT Colorpak Indonesia Tbk (CLPI) terkoreksi 17,47% ke Rp1.110, dari Rp1.345
4. PT Bank Permata Tbk (BNLI) melemah 16,87% ke Rp2.710, dari Rp3.260
5. PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF) merosot 16,82% ke Rp89, dari Rp107
6. PT Perdana Gapura Prima Tbk (GPRA) turun 16,13% ke Rp130, dari Rp155
7. PT Charnic Capital Tbk (NICK) turun 14,48% ke Rp1.240, dari Rp1.450
8. PT Steady Safe Tbk (SAFE) melemah 14,05% ke Rp208, dari Rp242
9. PT MPX Logistics International Tbk (MPXL) terkoreksi 11,63% ke Rp114, dari Rp129
10. PT Sumber Energi Andalan Tbk (ITMA) turun 11,45% ke Rp735, dari Rp830
(akr)
Lihat Juga :