RI Naik ke Ranking 5 Ekonomi Syariah Global, Ini Faktor Pendorongnya
Rabu, 09 September 2020 - 14:35 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Posisi Indonesia dalam peta ekonomi syariah global dapat dilihat pada ranking Global Islamic Economy Indicator Score (GIEI) yang memberikan gambaran komprehensif mengenai negara-negara yang saat ini memiliki kapasitas untuk menangkap peluang ekonomi syariah global. GIEI menggunakan beberapa kriteria antara lain Islamic Finance, Halal Food, Travel, Fashion, Media & Recreation, dan Pharma & Cosmetics.
Pada GIEI 2019/20, Indonesia berada di peringkat ke-5 dengan total nilai 49 atau meningkat dari posisi sebelumnya yang menempati posisi ke-10 dengan total nilai 45.
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengatakan, perkembangan Indonesia pada kategori Islamic Finance, Modest Fashion dan Halal Media & Recreation merupakan faktor pendorong naiknya peringkat Indonesia secara global. (Baca juga: Ngutang Online Makin Trendi, Catat: Cuma 157 Perusahaan yang Berizin )
"Selain itu diterbitkannya Masterplan Ekonomi Syariah Indonesia 2019-2024 memiliki tujuan untuk menjadikan Indonesia menjadi pusat ekonomi syariah terkemuka dunia dinilai sebagai aspek yang penting untuk mendorong pengembangan industri halal," ujar dia di Jakarta, Rabu (9/9/2020).
Pada tahun 2018, total aset keuangan syariah Indonesia telah mencapai USD86 miliar meningkat sebesar USD4miliar dari tahun sebelumnya. Peningkatan total aset tersebut menempatkan Indonesia pada posisi ke-7 dengan total aset keuangan syariah terbesar di dunia.
Pada GIEI 2019/20, Indonesia berada di peringkat ke-5 dengan total nilai 49 atau meningkat dari posisi sebelumnya yang menempati posisi ke-10 dengan total nilai 45.
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengatakan, perkembangan Indonesia pada kategori Islamic Finance, Modest Fashion dan Halal Media & Recreation merupakan faktor pendorong naiknya peringkat Indonesia secara global. (Baca juga: Ngutang Online Makin Trendi, Catat: Cuma 157 Perusahaan yang Berizin )
"Selain itu diterbitkannya Masterplan Ekonomi Syariah Indonesia 2019-2024 memiliki tujuan untuk menjadikan Indonesia menjadi pusat ekonomi syariah terkemuka dunia dinilai sebagai aspek yang penting untuk mendorong pengembangan industri halal," ujar dia di Jakarta, Rabu (9/9/2020).
Pada tahun 2018, total aset keuangan syariah Indonesia telah mencapai USD86 miliar meningkat sebesar USD4miliar dari tahun sebelumnya. Peningkatan total aset tersebut menempatkan Indonesia pada posisi ke-7 dengan total aset keuangan syariah terbesar di dunia.
Lihat Juga :