Pemerintah Alokasikan Rp8 Triliun untuk Pengentasan TBC, Bagian Program Kesehatan Prioritas 2025
Senin, 07 Juli 2025 - 14:54 WIB
loading...
A
A
A
"Klaim kepada BPJS kesehatan itu, memang lebih banyak dari penyakit-penyakit yang sifatnya degeneratif. Artinya, ada peran kuratif dan preventif yang dijalankan pemerintah," ungkap dia.
Kepala Pusat Kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (BKF) Kementerian Keuangan, Wahyu Utomo mengonfirmasi bahwa anggaran untuk pengentasan TBC ini diambil dari pos anggaran belanja lain-lain dan masuk dalam lingkup Kementerian Kesehatan tahun 2025.
Selain untuk penuntasan TBC, alokasi anggaran untuk program quick win di Kementerian Kesehatan tahun 2025 juga mencakup beberapa inisiatif penting lainnya.
Sebanyak Rp1,8 triliun dialokasikan untuk pembangunan rumah sakit berkualitas di daerah, melalui peningkatan RS tipe D menjadi tipe C, serta penyediaan sarana prasarana dan alat kesehatan.
Selain itu, anggaran sebesar Rp3,2 triliun dialokasikan untuk pemeriksaan kesehatan gratis bagi 52,2 juta orang. Pemeriksaan ini meliputi pengecekan tensi, gula darah, serta foto rontgen untuk screening penyakit katastropik.
Kepala Pusat Kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (BKF) Kementerian Keuangan, Wahyu Utomo mengonfirmasi bahwa anggaran untuk pengentasan TBC ini diambil dari pos anggaran belanja lain-lain dan masuk dalam lingkup Kementerian Kesehatan tahun 2025.
Selain untuk penuntasan TBC, alokasi anggaran untuk program quick win di Kementerian Kesehatan tahun 2025 juga mencakup beberapa inisiatif penting lainnya.
Sebanyak Rp1,8 triliun dialokasikan untuk pembangunan rumah sakit berkualitas di daerah, melalui peningkatan RS tipe D menjadi tipe C, serta penyediaan sarana prasarana dan alat kesehatan.
Selain itu, anggaran sebesar Rp3,2 triliun dialokasikan untuk pemeriksaan kesehatan gratis bagi 52,2 juta orang. Pemeriksaan ini meliputi pengecekan tensi, gula darah, serta foto rontgen untuk screening penyakit katastropik.
Lihat Juga :