Pemerintah Alokasikan Rp8 Triliun untuk Pengentasan TBC, Bagian Program Kesehatan Prioritas 2025
Senin, 07 Juli 2025 - 14:54 WIB
loading...
A
A
A
“Makanya di dalam APBN itu, esensinya ada yang bersifat melanjutkan program-program yang sudah bagus dan menambah yang lebih bagus lagi, dengan berbagai program reguler. Jadi, ada keberlanjutan dan ada penguatan tujuan untuk akselerasi,” kata Wahyu dalam media briefing di Novus Jiva Anyer, Banten, Rabu (25/9/2024)
Terkait fokus TBC, Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa penyakit menular ini bisa disembuhkan, namun masih menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Untuk itu, masyarakat awam perlu tahu bagaimana pentingnya deteksi dini dan pengobatan hingga tuntas.
“Masalahnya, selesainya (konsumsi obat) itu enam bulan. Minumnya setiap hari, pilnya banyak, lebih dari empat. Tapi kita sabar tidak apa-apa daripada tidak sembuh,” ucap Menkes Budi beberapa waktu lalu.
Menkes Budi menekankan empat langkah penting yang harus dilakukan masyarakat untuk menghentikan penyebaran TBC. Diantaranya seperti menemukan pasien, memastikan segera minum obat, menyelesaikan pengobatan dan memberikan terapi pencegahan bagi kontak erat.
Terkait fokus TBC, Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa penyakit menular ini bisa disembuhkan, namun masih menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Untuk itu, masyarakat awam perlu tahu bagaimana pentingnya deteksi dini dan pengobatan hingga tuntas.
“Masalahnya, selesainya (konsumsi obat) itu enam bulan. Minumnya setiap hari, pilnya banyak, lebih dari empat. Tapi kita sabar tidak apa-apa daripada tidak sembuh,” ucap Menkes Budi beberapa waktu lalu.
Menkes Budi menekankan empat langkah penting yang harus dilakukan masyarakat untuk menghentikan penyebaran TBC. Diantaranya seperti menemukan pasien, memastikan segera minum obat, menyelesaikan pengobatan dan memberikan terapi pencegahan bagi kontak erat.
(unt)
Lihat Juga :