Trump Ancam Tambah Tarif 10% ke Negara Sekutu BRICS, Berlaku Mulai 9 Juli
Senin, 07 Juli 2025 - 15:55 WIB
loading...
A
A
A
Trump menyebut sekitar 12 hingga 15 negara akan menerima surat resmi pada awal pekan ini, dan beberapa kesepakatan dagang telah dicapai sebelumnya. Ia menambahkan bahwa pemerintah AS menargetkan penyelesaian negosiasi dengan sebagian besar negara paling lambat 9 Juli.
Menteri Perdagangan AS, Howard Lutnick, menyatakan bahwa tarif baru akan mulai diberlakukan efektif pada 1 Agustus. Ia juga menegaskan bahwa pemerintah saat ini sedang aktif melakukan pembicaraan bilateral dengan berbagai negara.
Sejauh ini, hanya tiga kesepakatan dagang yang diumumkan secara publik, yakni dengan Inggris yang tetap mempertahankan tarif 10 %, dengan China yang menurunkan tarif dari 145% menjadi 30%, serta Vietnam yang disepakati dikenakan tarif minimum 20%.
Bessent memastikan bahwa surat-surat yang dikirim pekan ini akan memuat besaran tarif akhir yang akan dikenakan kepada masing-masing negara. Ia menyebut banyak negara belum merespons undangan negosiasi dari pemerintah AS.
Ketegangan ini semakin memperuncing hubungan AS dengan BRICS, yang dalam deklarasi terakhirnya mendukung inisiatif sistem pembayaran lintas batas antaranggota dan mengutuk serangan terhadap infrastruktur sipil serta fasilitas nuklir damai di Iran.
Menteri Perdagangan AS, Howard Lutnick, menyatakan bahwa tarif baru akan mulai diberlakukan efektif pada 1 Agustus. Ia juga menegaskan bahwa pemerintah saat ini sedang aktif melakukan pembicaraan bilateral dengan berbagai negara.
Sejauh ini, hanya tiga kesepakatan dagang yang diumumkan secara publik, yakni dengan Inggris yang tetap mempertahankan tarif 10 %, dengan China yang menurunkan tarif dari 145% menjadi 30%, serta Vietnam yang disepakati dikenakan tarif minimum 20%.
Bessent memastikan bahwa surat-surat yang dikirim pekan ini akan memuat besaran tarif akhir yang akan dikenakan kepada masing-masing negara. Ia menyebut banyak negara belum merespons undangan negosiasi dari pemerintah AS.
Ketegangan ini semakin memperuncing hubungan AS dengan BRICS, yang dalam deklarasi terakhirnya mendukung inisiatif sistem pembayaran lintas batas antaranggota dan mengutuk serangan terhadap infrastruktur sipil serta fasilitas nuklir damai di Iran.
Lihat Juga :