Tarif Impor Baru Trump Berlaku 9 Juli, Bagaimana Kesiapan Indonesia?

Senin, 07 Juli 2025 - 17:15 WIB
loading...
Tarif Impor Baru Trump...
Pemerintah Indonesia sedang mempersiapkan langkah antisipasi menyusul ancaman tarif impor tambahan 10% AS mulai 9 Juli 2025. FOTO/AP
A A A
JAKARTA - Pemerintah Indonesia sedang mempersiapkan langkah antisipasi menyusul ancaman Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang akan memberlakukan tarif impor tambahan 10% mulai 9 Juli 2025. Kebijakan tersebut menyasar negara-negara yang dianggap mendukung kebijakan kelompok BRICS termasuk Indonesia.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan kekhawatirannya atas dinamika global ini. "Kita sedang melihat hari ini, bapak presiden sedang berada di pertemuan BRICS, sementara Presiden Trump mengancam akan mengenakan tarif tambahan," ujar Sri Mulyani dalam Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR, Senin (7/7).

Baca Juga: Trump Ancam Tambah Tarif 10% ke Negara Sekutu BRICS, Berlaku Mulai 9 Juli

Ancaman Trump muncul setelah KTT ke-17 BRICS di Rio de Janeiro, Brasil, pada 6-7 Juli 2025, di mana negara-negara anggota sepakat memperkuat kerja sama politik dan keamanan. Melalui platform Truth Social, Trump menuding BRICS sebagai kelompok "anti-Amerika" dan mengancam akan mengenakan tarif tambahan tanpa pengecualian.

"Negara mana pun yang mendukung kebijakan anti-Amerika dari BRICS akan dikenakan tarif tambahan 10%," tegas Trump. Kebijakan ini merupakan bagian dari perpanjangan perang dagang AS yang telah berlangsung sejak awal masa kepresidenannya.

Sri Mulyani menegaskan situasi ini menunjukkan ketidakpastian global yang semakin tinggi. "Ini menggambarkan bahwa kita terus dihadapkan pada lingkungan yang sangat dinamis," ujarnya.

Baca Juga: Trump Bilang Ukraina Butuh Rudal Patriot AS untuk Melawan Rusia
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Bitcoin Kembali ke Level...
Bitcoin Kembali ke Level USD65.500, Didukung Regulasi AS dan Arus ETF
Indonesia Digetok Tarif...
Indonesia Digetok Tarif Baru Trump 10%, Purbaya: Baik Buat Kita
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
Rekomendasi
118 Mangrove Rusak di...
118 Mangrove Rusak di Riau, Kapolda: Tidak Ada Ruang bagi Pelaku
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
Berita Terkini
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
Infografis
9 Madrasah Terbaik di...
9 Madrasah Terbaik di Indonesia 2025, Cek Sekolahmu Nomor Berapa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved