DEB Besakih Bali, Pertamina Lestarikan Hutan Tingkatkan Kesejahteraan dengan Energi Terbarukan
Jum'at, 11 Juli 2025 - 22:05 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Nyoman, konsep ini mengajarkan tentang hubungan harmonis antara manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan lingkungan.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso mengatakan, melalui program DEB Desa Besakih yang diresmikan Jumat, 11 Juli 2025, kawasan hutan Desa Besakih kini ditingkatkan dengan pemanfaatan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). Energi terbarukan minim emisi itu berkapasitas 6,6 KWp dengan kapasitas baterai 20 KWh. Dimanfaatkan warga untuk mesin ekstraktor madu otomatis dan penerangan di lokasi camping.
“Program DEB Desa Besakih diharapkan dapat menggerakkan perekonomian area perhutanan sosial sebesar 120 juta rupiah per bulan melalui pengelolaan pariwisata dengan total kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara yang diestimasikan sebanyak 2.000 orang,” jelas Fadjar.
Selain itu lewat produksi madu dan produksi pengolahan hasil hutan non kayu lainnya yang dikelola secara berkelanjutan.
Menurutnya, PLTS yang terpasang juga akan memberikan penghematan biaya listrik hingga Rp 14 juta per tahun dan mendukung pengurangan emisi karbon dengan potensi reduksi emisi karbon 8,59 ton Co2eq per tahun.
DEB Besakih merupakah salah satu dari 80 DEB yang ditargetkan direalisasikan Pertamina di tahun 2025. “DEB merupakan inovasi dan inisiatif Pertamina untuk mewujudkan swasembada energi desa berbasis energi terbarukan,” ujarnya. Hal ini sejalan dengan yang diamanahkan Presiden Prabowo Subianto agar setiap desa bisa mandiri energi,” terang Fadjar lagi.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso mengatakan, melalui program DEB Desa Besakih yang diresmikan Jumat, 11 Juli 2025, kawasan hutan Desa Besakih kini ditingkatkan dengan pemanfaatan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). Energi terbarukan minim emisi itu berkapasitas 6,6 KWp dengan kapasitas baterai 20 KWh. Dimanfaatkan warga untuk mesin ekstraktor madu otomatis dan penerangan di lokasi camping.
“Program DEB Desa Besakih diharapkan dapat menggerakkan perekonomian area perhutanan sosial sebesar 120 juta rupiah per bulan melalui pengelolaan pariwisata dengan total kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara yang diestimasikan sebanyak 2.000 orang,” jelas Fadjar.
Selain itu lewat produksi madu dan produksi pengolahan hasil hutan non kayu lainnya yang dikelola secara berkelanjutan.
Menurutnya, PLTS yang terpasang juga akan memberikan penghematan biaya listrik hingga Rp 14 juta per tahun dan mendukung pengurangan emisi karbon dengan potensi reduksi emisi karbon 8,59 ton Co2eq per tahun.
DEB Besakih merupakah salah satu dari 80 DEB yang ditargetkan direalisasikan Pertamina di tahun 2025. “DEB merupakan inovasi dan inisiatif Pertamina untuk mewujudkan swasembada energi desa berbasis energi terbarukan,” ujarnya. Hal ini sejalan dengan yang diamanahkan Presiden Prabowo Subianto agar setiap desa bisa mandiri energi,” terang Fadjar lagi.
Lihat Juga :