Gegara Tarif Trump, Tetangga Indonesia Ini Terancam Rugi Rp97 Triliun
Minggu, 13 Juli 2025 - 16:20 WIB
loading...
A
A
A
"Dalam skenario terburuk, pertumbuhan PDB Thailand bisa jatuh di bawah 1%, jauh dari proyeksi awal sebesar 1,7%," jelas Thanavath.
UTCC juga memproyeksikan, jika tarif tinggi AS berlaku selama satu tahun penuh, kerugian ekspor Thailand bisa membengkak menjadi 400–600 miliar baht.
Di sisi lain, Indeks Kepercayaan Konsumen Thailand terus merosot, mencapai level 52,7 pada Juni 2024, angka terendah dalam 28 bulan terakhir. Penurunan ini mencerminkan pesimisme masyarakat terhadap prospek perekonomian.
Baca Juga: Pertama Kalinya, Pendapatan Bea Cukai AS Tembus Rp1.621 Triliun Imbas Kebijakan Tarif Trump
Thanavath menambahkan, sektor yang paling terancam adalah industri otomotif, elektronik, dan pertanian, yang menjadi tulang punggung ekspor Thailand ke AS. Pemerintah Thailand disebut sedang mengupayakan langkah diplomasi intensif untuk mencegah penerapan tarif tersebut. Namun, analis menilai kebijakan proteksionis AS di bawah kepemimpinan Donald Trump sulit dihindari.
UTCC juga memproyeksikan, jika tarif tinggi AS berlaku selama satu tahun penuh, kerugian ekspor Thailand bisa membengkak menjadi 400–600 miliar baht.
Di sisi lain, Indeks Kepercayaan Konsumen Thailand terus merosot, mencapai level 52,7 pada Juni 2024, angka terendah dalam 28 bulan terakhir. Penurunan ini mencerminkan pesimisme masyarakat terhadap prospek perekonomian.
Baca Juga: Pertama Kalinya, Pendapatan Bea Cukai AS Tembus Rp1.621 Triliun Imbas Kebijakan Tarif Trump
Thanavath menambahkan, sektor yang paling terancam adalah industri otomotif, elektronik, dan pertanian, yang menjadi tulang punggung ekspor Thailand ke AS. Pemerintah Thailand disebut sedang mengupayakan langkah diplomasi intensif untuk mencegah penerapan tarif tersebut. Namun, analis menilai kebijakan proteksionis AS di bawah kepemimpinan Donald Trump sulit dihindari.
Lihat Juga :