Sebut Kementerian Luhut Layak Dibubarkan, Ekonom Indef Dinilai Cuma Genit

Rabu, 09 September 2020 - 18:57 WIB
loading...
Sebut Kementerian Luhut...
Pernyataan Peneliti Indef Bhima Yudhistira yang menyebutkan Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) yang dipimpin Luhut Binsar Pandjaitan layak dibubarkan dinilai cuma genit. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pernyataan Peneliti Indef Bhima Yudhistira yang menyebutkan Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) yang dipimpin Luhut Binsar Pandjaitan layak dibubarkan dinilai cuma genit. Sebelumnya pernyataan Bhima terkait dengan dengan pemangkasan anggaran tunjangan serta gaji para pejabat di pemerintahan, sehingga mampu menambah dana stimulus untuk mengatasi dampak dari wabah virus corona (Covid-19).

(Baca Juga: Indef Nilai BPIP dan Kementerian Luhut Pandjaitan Pantas Dibubarkan )

Menanggapi hal itu, Politisi Partai Demokrat yang juga Direktur Eksekutif Energy Watch Indonesia (EWI) Ferdinand Hutahaean menilai pernyataan Peneliti Institute For Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira adalah karena ketidakpahaman dan genit atau menarik perhatian publik saja.

“Ekonom INDEF ini bagi saya jadi lucu karena apa yang dia sampaikan saya yakini dia tak pahami 100%. Cuma genit,” tulis Ferdinand di akun Twitternya, @FerdinandHaean3.

Beberapa waktu lalu Bhima meyampaikan, bahwa Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dan Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) layak untuk dibubarkan. Menurut Ferdinand, Bhima tak memahami soal kenegaraan dan pembagian tupoksi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintah Guyur Diskon...
Pemerintah Guyur Diskon Transportasi saat Libur Sekolah: Bisa jadi Penggerak Kelas Menengah
Rakortas Stimulus Kuartal...
Rakortas Stimulus Kuartal II 2026: Berikut Paket Insentif Fiskal, hingga Biaya Transportasi
Purbaya Ungkap Subsidi...
Purbaya Ungkap Subsidi Motor Listrik Rp5 Juta per Unit Dimulai Juni 2026, Insentif Mobil Berapa?
Kejar Pertumbuhan Ekonomi...
Kejar Pertumbuhan Ekonomi 5,7% di Kuartal II-2026, Purbaya Ungkap Tantangannya
Temukan Dugaan Manipulasi...
Temukan Dugaan Manipulasi Sistem, Purbaya Potong Anggaran Lembaga/Kementerian
Kementerian PU Digeledah,...
Kementerian PU Digeledah, Menteri Dody Tegaskan Setiap Rupiah Dipakai Transparan dan Akuntabel
Cegah Kebocoran Anggaran,...
Cegah Kebocoran Anggaran, Kementrans Bakal Replikasi Sistem Pengawasan Digital Komdigi
Stimulus Ekonomi 2025,...
Stimulus Ekonomi 2025, Pemerintah Buka Program Magang S1-D3 dengan Gaji UMP
Efektivitas Stimulus...
Efektivitas Stimulus Ekonomi
Rekomendasi
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
Viral Paspor Ditemukan...
Viral Paspor Ditemukan Berserakan di Jalan, Imigrasi Gelar Investigasi
Kapolri Buka Peluang...
Kapolri Buka Peluang Sipil Duduki Jabatan di Polri, Pakar: Modernisasi Kelembagaan
Berita Terkini
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
NHM Terima Penghargaan...
NHM Terima Penghargaan atas Kontribusi Aktif dalam Perlindungan Lingkungan
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
Infografis
10 Kementerian/Lembaga...
10 Kementerian/Lembaga dengan Anggaran Terbesar di 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved