Nawakara Dorong Penguatan Sistem Keamanan Terintegrasi di Kawasan Manufaktur

Senin, 14 Juli 2025 - 19:28 WIB
loading...
A A A
"Insiden tidak selalu terjadi di ruang produksi utama. Banyak yang justru terjadi di area ‘tidak penting’ yang diabaikan, seperti balik gudang atau jalur darurat. Sistem keamanan konvensional sering gagal membaca potensi bahaya dari area semacam itu," ungkap Satria.

Masalah tersebut tak hanya berdampak pada keselamatan kerja, namun juga berisiko menggagalkan audit kepatuhan terhadap Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3), ISO 45001, dan ISO 22301 yang kini menjadi standar utama operasional industri.

Untuk menjawab tantangan itu, Nawakara menawarkan sistem pengamanan menyeluruh berbasis teknologi terkini. Di antaranya Digital Patrol System (patroli berbasis QR dan GPS yang dapat diaudit real-time), Smart CCTV berbasis AI (untuk deteksi aktivitas mencurigakan di area sepi atau di luar jam kerja), serta sistem kontrol akses dan manajemen tamu berbasis biometrik yang terhubung ke dashboard keamanan internal.

Tak hanya itu, Nawakara juga menyertakan program audit dan pelatihan berkala kepada seluruh karyawan guna memperkuat budaya sadar risiko dan kesiapsiagaan di lingkungan kerja.

"Ketika sistem keamanan bekerja secara cerdas dan proaktif, bukan hanya risiko yang ditekan, tapi juga produktivitas meningkat. Karyawan merasa dilindungi, bukan diawasi, dan manajemen pun lebih percaya diri dalam menjalankan bisnis," tambah Satria.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
Percepat Produktivitas...
Percepat Produktivitas Manufaktur dengan Solusi Jaringan dan Storage Berbasis AI
Pertumbuhan Industri...
Pertumbuhan Industri dan Kontraksi Listrik Dinilai Masih Rasional
Krisis Nafta Landa Jepang,...
Krisis Nafta Landa Jepang, Sektor Konstruksi dan Manufaktur Mulai Lumpuh
Terjepit Dua Tekanan...
Terjepit Dua Tekanan Besar, Industri Manufaktur Indonesia Mendekati Batas Stagnasi
Industri Manufaktur...
Industri Manufaktur RI Kena Pukulan Ganda, Terhimpit Krisis Gas hingga Konflik Timur Tengah
Indonesia Manufacturing...
Indonesia Manufacturing Symposium 2026, Membangun Sistem Enterprise
Larangan Truk Sumbu...
Larangan Truk Sumbu 3 saat Momen Lebaran Berpotensi Ganggu Industri Manufaktur
Soal Pengadaan 105.000...
Soal Pengadaan 105.000 Kendaraan Koperasi Merah Putih, Evita: Momentum Perkuat Manufaktur Nasional
Rekomendasi
Periksa Sony Sonjaya,...
Periksa Sony Sonjaya, Kejagung Dalami Pengajuan Justice Collaborator
Polda Metro Jaya Terjunkan...
Polda Metro Jaya Terjunkan 4.131 Personel Kawal Demo di Jakarta Hari Ini
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, 27 Petugas Luka Ringan Kena Lemparan Batu
Berita Terkini
IHSG Anjlok Lebih 1%...
IHSG Anjlok Lebih 1% ke 6.154 Siang Ini
OveerPOS Dorong Efisiensi...
OveerPOS Dorong Efisiensi Bisnis lewat Integrasi Transaksi dan Pajak
Bukan Sekadar Listrik,...
Bukan Sekadar Listrik, Panas Bumi Jadi Katalis Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp30.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya
Penunjukan Luke Thomas...
Penunjukan Luke Thomas Dinilai Mencerminkan Meritokrasi di DSI
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved