Jurus Merawat Iklim Investasi, Bahlil: Kami Tidak Lagi Duduk di Belakang Meja

Rabu, 09 September 2020 - 19:06 WIB
loading...
Jurus Merawat Iklim...
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia membeberkan strategi yang diterapkan olehnya dalam menjaga iklim investasi di tengah covid-19. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan, bahwa pihaknya memiliki strategi dalam menjaga iklim investasi di tengah covid-19. Pertama, fasilitasi perusahaan existing yang sudah beroperasi.

(Baca Juga: Mental Pengusaha Bahlil Bikin Engga Kendor Kejar Target Investasi Rp817,2 Triliun )

Dalam hal ini, kata Bahlil, BKPM tetap berupaya mendatangi perusahaan tersebut untuk menanyakan apa masalah yang dihadapi. "Kita tidak lagi duduk di belakang meja, tapi sudah end to end mendatangi mereka. Kita bimbing dan tanyain masalah yang mereka hadapi," ujarnya dalam diskusi secara virtual, Rabu (9/9/2020)

Kemudian, memfasilitasi perusahaan yang belum tereksekusi. Sebelumnya Bahlil menjabat, ada Rp 708 triliun investasi PMA mangkrak atau belum terealisasi. Namun, BKPM sampai saat ini sudah menyelesaikan 58% atau senilai Rp 411 triliun.

"Saat ini kami sudah menyelesaikan sebagian investasi mangkrak tersebut," paparnya.

(Baca Juga: Indonesia Negara Paling Korup ke 85 dari 180 Negara Bikin Investor Ogah Taruh Duit )

Langkah selanjutnya, lanjut Bahlil dengan mendatangkan investasi baru. Dalam hal ini BKPM telah memfasilitasi 7 perusahaan yang akan relokasi pabriknya ke Tanag Air. Hal ini sudah dikemukakan oleh Presiden Joko Widodo.

"Terakhir, memberikan insentif kepada investor yang ingin melakukan ekspansi. Semua dilakukan agar iklim investasi dapat terjaga dengan baik," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Emas Now Tawarkan Investasi...
Emas Now Tawarkan Investasi Logam Mulia Lebih Inklusif
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Bontang Lestari dan...
Bontang Lestari dan KIE Siap Jadi Magnet Baru Kaltim
Kaltim Tawarkan Industri...
Kaltim Tawarkan Industri Fatty Amine Rp1,88 Triliun di Bontang
Rekomendasi
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Jisoo BLACKPINK Dinobatkan...
Jisoo BLACKPINK Dinobatkan Jadi Artis K-Pop dengan Wajah Tercantik, Aksi Donasinya Ikut Disorot
Persoalan Dana Talangan...
Persoalan Dana Talangan Membebani Industri Otomotif China
Berita Terkini
KTM Growth Forum 2026,...
KTM Growth Forum 2026, Bahas Kesiapan Talenta dan Suksesi Kepemimpinan
Kabar Buruk, Perusahaan...
Kabar Buruk, Perusahaan Rokok Raksasa Ini Bakal PHK 9.000 Karyawan
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,63 Juta per Gram Hari Ini
QuickPro Ajak Trader...
QuickPro Ajak Trader Emas Bangun Kemandirian Analisa
Topremit Catat 300.000...
Topremit Catat 300.000 Pengguna, Remitansi Digital Kian Digemari
IHSG Pagi Ini Anjlok...
IHSG Pagi Ini Anjlok Lebih 1%, Balik ke Level 5.700-an
Infografis
4 Negara di Dunia yang...
4 Negara di Dunia yang Tidak Memiliki Pesawat Tempur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved