Industri Baja Jadi Fokus Strategis, Pemerintah Dorong Transformasi Krakatau Steel
Sabtu, 19 Juli 2025 - 16:34 WIB
loading...
Pemerintah mendorong transformasi Krakatau Steel sebagai bagian dari upaya memperkuat industri baja nasional. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian) mendorong transformasi PT Krakatau Steel (Persero) Tbk sebagai bagian dari upaya memperkuat industri baja nasional yang dinilai strategis bagi pembangunan ekonomi Indonesia.
Hal tersebut disampaikan oleh Mochamad Edy Yusuf, Asisten Deputi Pengembangan BUMN Bidang Industri Manufaktur, Agro, Farmasi, dan Kesehatan Kemenko Perekonomian, dalam kunjungan kerja ke Krakatau Steel di Cilegon, Kamis (17/7).
Edy Yusuf menegaskan bahwa industri baja merupakan sektor kunci dengan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. "Kami memberikan perhatian besar terhadap industri manufaktur, khususnya baja, karena peran strategisnya dalam pembangunan dan ketahanan ekonomi," ujar dia melalui pernyataannya, Sabtu (19/7).
Baca Juga: Perkuat Kerja Sama Strategis, Krakatau Steel Siap Ekspor 10.000 Ton Baja ke AS
Namun, ia mengakui sejumlah tantangan yang dihadapi, seperti kelebihan kapasitas produksi global dan masuknya baja murah dari Tiongkok yang menekan harga pasar. Sebab itu, Edy mendukung langkah transformasi Krakatau Steel sebagai satu-satunya produsen baja terintegrasi di Indonesia.
Hal tersebut disampaikan oleh Mochamad Edy Yusuf, Asisten Deputi Pengembangan BUMN Bidang Industri Manufaktur, Agro, Farmasi, dan Kesehatan Kemenko Perekonomian, dalam kunjungan kerja ke Krakatau Steel di Cilegon, Kamis (17/7).
Edy Yusuf menegaskan bahwa industri baja merupakan sektor kunci dengan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. "Kami memberikan perhatian besar terhadap industri manufaktur, khususnya baja, karena peran strategisnya dalam pembangunan dan ketahanan ekonomi," ujar dia melalui pernyataannya, Sabtu (19/7).
Baca Juga: Perkuat Kerja Sama Strategis, Krakatau Steel Siap Ekspor 10.000 Ton Baja ke AS
Namun, ia mengakui sejumlah tantangan yang dihadapi, seperti kelebihan kapasitas produksi global dan masuknya baja murah dari Tiongkok yang menekan harga pasar. Sebab itu, Edy mendukung langkah transformasi Krakatau Steel sebagai satu-satunya produsen baja terintegrasi di Indonesia.
Lihat Juga :