OJK: Pinjaman Melalui Fintech Lending Syariah Tembus Rp509 Miliar

Rabu, 09 September 2020 - 22:41 WIB
loading...
OJK: Pinjaman Melalui...
Pinjaman Melalui Fintech Lending Syariah Tembus Rp509 Miliar. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Industri Fintech Lending Syariah di Indonesia hadir sebagai salah satu alternatif pendanaan bagi berbagai kalangan masyarakat. Fintech lending syariah tumbuh secara perlahan namun pasti mengikuti kebutuhan masyarakat atas pendanaan dengan bisnis model syariah.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat hingga akhir Desember 2019 industri fintech lending syariah telah memiliki 13.953 pengguna. Selain itu terdapat 12 penyelenggara fintech lending berprinsip syariah dan satu penyelenggara fintech lending yang memiliki Produk Syariah. "Hingga Desember 2019 akumulasi rekening lender dari Penyelenggara fintech lending syariah sebanyak 21.451 entitas," kata Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso di Jakarta Rabu (9/9/2020). Baca Juga: Generasi Y dan Z Bakal Lahap Digitalisasi, Saatnya Bank serta Fintech Terhubung

Sementara akumulasi rekening borrower mencapai angka 9.982 entitas. Disamping itu jumIah akumulasi transaksi lender telah mencapai angka 46.645 transaksi dengan jumlah akumulasi transaksi borrower telah mencapai angka 11.472 transaksi. "Dari informasi tersebut, diketahui akumulasi total penyaluran dari Penyelenggara fintech lending syariah telah mencapai Rp509,02 miliar dengan outstanding Rp284,71 miliar," imbuhnya.

Baca Juga: Omnibus Law Disahkan, Luhut: Asing Bakal Keroyokan Ikut Bangun Jalan Tol

Dari angka-angka tersebut dapat diketahui bahwa jumlah transaksi borrower 14,93% Iebih banyak dari jumlah akumulasi rekening borrower. Hal ini menggambarkan bahwa terdapat transaksi berulang yang dilakukan oleh borrower serta menunjukkan kebutuhan dan manfaat yang diperoleh oleh borrower atas transaksi sebelumnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
OJK Blak-blakan soal...
OJK Blak-blakan soal 4 Penyebab IHSG Ambrol Sejak Awal Tahun 2026
Porsi Free Float Dipenuhi...
Porsi Free Float Dipenuhi hingga 40%, OJK Ungkap Emiten Bakal Dapat Insentif Pajak
IHSG Jatuh Terseret...
IHSG Jatuh Terseret Rilis MSCI ke 6.734, OJK: Masih Batas Wajar
Penghimpunan Dana di...
Penghimpunan Dana di Pasar Modal Tembus Rp59,35 Triliun, Ketua OJK Tekankan Kepercayaan Investor
OJK Targetkan Pasar...
OJK Targetkan Pasar Modal Sumbang Rp1.812 Triliun untuk Kebutuhan Investasi Nasional
Pertumbuhan Kredit Februari...
Pertumbuhan Kredit Februari 2026 Sedikit Lambat ke 9,37%, Perbankan Salurkan Rp8.559 T
Ratusan Mahasiswa Surabaya...
Ratusan Mahasiswa Surabaya Ikuti Edukasi Asuransi yang Digelar BRI Insurance
OJK dan Bareskrim Usut...
OJK dan Bareskrim Usut Dugaan Pidana Pasar Modal, MA Pastikan Dana Nasabah Aman
OJK Sebut Sekuritas...
OJK Sebut Sekuritas Goreng Saham BEBS Raup Untung Rp14,5 Triliun
Rekomendasi
DPD KAI Jawa Barat Torehkan...
DPD KAI Jawa Barat Torehkan Prestasi Nasional di Rakernas KAI 2026
Richard Lee Ditahan...
Richard Lee Ditahan Kejati, Dokter Detektif: Bukti Sudah Lengkap dan Siap Diuji di Pengadilan
Tiyo Ardianto Tolak...
Tiyo Ardianto Tolak Tawaran Bertemu Petinggi Lembaga Berbintang yang akan Berikan Apa pun yang Dia Mau
Berita Terkini
Bea Cukai Gagalkan 8,9...
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Rp8,6 Miliar
Kinerja Tumbuh 21,17%,...
Kinerja Tumbuh 21,17%, Patra Logistik Catat Pendapatan Rp3,25 Triliun di 2025
Setelah Chatib Basri,...
Setelah Chatib Basri, Menkes Merapat ke Istana Temui Prabowo
Menko Yusril Beberkan...
Menko Yusril Beberkan Delapan Arahan Pelayanan Publik yang Bersih
BI Sangkal Cadangan...
BI Sangkal Cadangan Devisa Terkuras, Masih di Atas Standar IMF
Jakpro Gandeng Feel...
Jakpro Gandeng Feel Good Network Garap Naming Rights JIS
Infografis
5 CEO Terkaya di Jagat...
5 CEO Terkaya di Jagat Raya, Hartanya Tembus Rp8,2 Kuadriliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved